Polres Jakarta Timur Tangkap Geng Motor yang Tewaskan 2 Remaja di Matraman

Polres Metro Jakarta Timur dengan cepat meringkus segerombolan geng motor yang menyerang 2 pemuda di Jalan Pramuka Jakarta Timur, hingga tewas. Tak kurang dari 6 orang berhasil ditangkap.
"Pelaku ditangkap di rumahnya masing-masing, di kawasan Jakarta Timur," kata Wakapolres Metro Jakarta Timur, AKBP Stefanus Tamuntuan, saat dihubungi, Rabu (19/8).
Para pelaku tersebut berinisial MAP alias kibol, FM, RH, IK alias Ambon, RD dan EZP alias Ale. Polisi menyebut, para pelaku ini masih berstatus pelajar.
"Pekerjaan mereka pelajar kecuali Kibol tidak bekerja yang lainya pelajar," kata Stefanus.
Sementara itu, polisi masih mengejar Fernando dan Gembel. Ia juga termasuk salah satu orang yang membacok 2 orang korban.
"Kami harap, pelaku bisa menyerahkan diri, sehingga kita bisa memproses. Namun demikian tetap kita akan melakukan hal yang maksimal untuk melakukan pengejaran dan pengungkapan terhadap kedua pelaku yg saat ini telah di tetapkan sebagai DPO," kata Stefanus.
Para pelaku ini juga dikenai pasal UU anak. Yakni dengan pasal 170 KUHP juncto UU darurat no.15 tahun 51 juncto UU RI no.11 tahun 2012 tentang sistem peradilan anak.
Pembacokan oleh Geng Motor
Pembacokan dilakukan oleh gerombolan diduga geng motor terjadi di Jalan Pramuka, Matraman, Jakarta Timur, Selasa (18/8) dini hari. Akibat kejadian itu, dua orang pemuda, yakni Aditya Lestianto dan Yaris Riadi tewas.
Saat itu, kedua korban sedang nongkrong bersama tiga rekannya yakni Atarik Kausar, Djoko Nurcahyo, dan Febriyana Adam di pinggir jalan.
Tiba-tiba, sekelompok orang dengan mengendarai 15 sepeda motor datang menghampiri mereka. Rombongan tersebut melintas dari Jalan Rawamangun ke arah Pramuka.
Para korban sempat dibawa ke RSUD Matraman, Jakarta Timur, sekitar pukul 06.10 WIB. Sayangnya, korban meninggal begitu tiba di RSUD Matraman.
***
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
