kumparan
23 Agustus 2019 20:00

Polres Jakut Akan Gelar Operasi Obat Kedaluwarsa

Ilustrasi obat Ibu Menyusui
Ilustrasi obat. Foto: Shutter stock
Polres Jakarta Utara akan menggelar operasi gabungan untuk memastikan tidak ada lagi obat kedaluwarsa yang bisa membahayakan masyarakat. Hal itu dilakukan setelah dua pasien dari Puskesmas Kamal Muara yang menerima obat kedaluwarsa.
ADVERTISEMENT
Kapolres Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan telah berkoordinasi dengan BPOM untuk rencana tersebut. Selain itu, polisi akan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Jakarta.
“Jadi kami sudah berkoordinasi dengan BPOM rencana nanti dalam waktu dekat kami sudah bersurat, sudah menandatangani surat. Kami akan melakukan operasi gabungan terhadap beberapa puskesmas yang khususnya kita curigai yang ada di Jakarta Utara. Jadi gabungan dari kepolisian, Dinas Kesehatan dan BPOM,” kata Budhi di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (23/8).
Budhi mengatakan hal itu dilakukan agar tidak ada korban obat kedaluwarsa di puskesmas lainnya. Ia khawatir masih ada obat kedaluwarsa yang belum dimusnahkan di gudang-gudang puskesmas.
“Nanti kita sama-sama cek semua jangan sampai ada di gudang-gudang puskesmas atau mungkin di apotek-apotek puskesmas, apalagi rumah sakit yang obat kedaluwarsanya masih ada di situ. Ini biar tidak terulang ada korban-korban lain,” kata Budhi.
ADVERTISEMENT
Sejauh ini sudah ada dua orang pasien yang menerima akibat mengkonsumsi obat kedaluwarsa, yaitu Novi dan Winda. Mereka menerima Vitamin B6 yang sudah lewat batas waktu tersebut usai memeriksa kandungannya.
Budhi juga meminta kepada masyarakat yang mengalami hal sama untuk melapor ke polisi.
“Kami terbuka artinya kalau masyarakat ada yang merasa seperti itu ya silakan. Syukur-syukur kalau dia bisa membuktikan dan membawa sisa (obatnya)” kata Budhi.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan