Polres Sleman Bentuk Tim Khusus Cegah Klitih

Kejahatan jalanan atau kerap disebut masyarakat sebagai klitih masih sering terjadi di wilayah DI Yogyakarta. Mengantisipasi kejahatan jalanan kembali terulang di wilayahnya, Kapolres Sleman AKBP Rizki Ferdiansyah membentuk tim khusus (timsus).
“Saya bentuk tim khusus gabungan dari beberapa Polsek sama penyidik sama penyidik Polres,” Kata Rizki di Polda DIY, Kota Yogyakarta, Senin (3/2).
Rizki menjelaskan Timsus ini berisi anggota dengan berbagai spesifikasi kemampuan. Tim tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Sleman. Rizki menyebut keberadaan tim ini melengkapi upaya pencegahan kejahatan jalanan melalui patroli malam yang dilakukan gabungan antara Polres dan Polda.
“Saya lihat yang kapasitasnya macam-macam kemampuannya saya gabungkan. Namanya tim khusus saja. Kalau Panther itu patroli malam gabungan Polres dan Polda,” kata Rizki.
Lokasi-lokasi yang memiliki riwayat kejadian kejahatan jalanan juga menjadi atensi polisi. Termasuk di Jalan Kabupaten, Sleman, yang memang sepi jika malam hari.
“Tapi takutnya seperti balon kita pencet sini, lari ke sana. Makanya kita senyap aja sekarang,” kata dia.
Dari laporan anggotanya, ada dua kasus klitih yang terjadi pada Februari itu. Saat ini pihaknya masih menyelidiki peristiwa tersebut.
“Ada dua kejadian. Saya bilang ke anggota untuk jangan kecil hati, justru mudah-mudahan Tuhan ngasih jalan supaya bisa terungkap,” katanya.
“Pasti kita akan berusaha mengungkap karena saya yakin orangnya itu-itu saja,” ujarnya.
Salah satu peristiwa yang dimaksud Rizki terjadi pada 1 Februari lalu seorang driver ojek online bernama Enrico (40) menjadi korban penganiayaan di Jalan Kabupaten, Sleman. Peristiwa tersebut terjadi pada pukul 03.00 WIB.
Saat melintas mengantarkan penumpangnya korban berpapasan dengan pelaku yang mengendarai sepeda motor. Pelaku kemudian mengayunkan senjata tajam dan mengenai bagian muka korban hingga mengalami luka robek di mulut.
