Polres Tangerang Sekat Wilayah Perbatasan Antisipasi Pendemo ke Jakarta

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi polisi. Foto: ANTARA FOTO/Rahmad
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi polisi. Foto: ANTARA FOTO/Rahmad

Polresta Tangerang bersiaga selama 24 jam di wilayah perbatasan Kabupaten Serang dan Tangerang Selatan, Banten, sebagai antisipasi untuk menahan pendemo yang akan berangkat menuju Jakarta.

Hasilnya, mereka mengamankan 14 orang remaja yang hendak menuju Jakarta dengan menumpang kendaraan bak terbuka.

"Kami sudah mengamankan sebanyak 14 anak yang hendak melakukan aksi demo dengan cara menumpang kendaraan ke Istana Negara," ujar Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, Jumat (18/12), dilansir Antara.

Polresta Tangerang mengamankan 14 remaja yang akan demo ke Jakarta. Foto: Dok. Istimewa

14 Anak yang diamankan itu dianggap melanggar protokol kesehatan, tak mengggunakan masker dan tak menjaga jarak karena menumpang kendaraan bak terbuka.

Umur mereka berkisar 14 hingga 17 tahun, dan mengaku diajak berdemo oleh rekan mereka di media sosial.

"Kami masih memintai keterangan kepada anak tersebut sembari memberikan imbauan dan edukasi mengenai dampak pandemi COVID-19," jelasnya.

Kapolresta Tangerang Kombes Ade Ary mengamankan 14 remaja yang akan demo ke Jakarta. Foto: Dok. Istimewa

Dari pantauan terlihat aparat kepolisian bersiaga di Gerbang Tol Balaraja Barat, Balaraja Timur, serta Tol Kedaton, Kecamatan Pasar Kemis.

X post embed

Ia mengatakan, di setiap titik ada 35 petugas yang akan disiagakan hingga sore ini.

Ade mengatakan, DKI Jakarta saat ini masih berstatus zona merah. Oleh sebab itu, pihaknya meminta agar mereka tak ikut berdemo, karena berpotensi akan menimbulkan kerumunan.

"Jika ada perbedaan pandangan, silakan menempuh jalur hukum," ucapnya.

embed from external kumparan