Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
29 Ramadhan 1446 HSabtu, 29 Maret 2025
Jakarta
imsak04:10
subuh04:25
terbit05:30
dzuhur11:30
ashar14:45
maghrib17:30
isya18:45
Polri: Ada Safety Car Buat Jaga Kecepatan Contraflow-One Way Saat Mudik
11 Maret 2025 17:01 WIB
·
waktu baca 2 menit
ADVERTISEMENT
Kecelakaan maut di jalur contraflow di Tol Cikampek saat mudik 2024 jadi pelajaran berharga buat Polri. Tahun ini, ada sejumlah peningkatan yang dilakukan agar kecelakaan serupa tak terjadi.
ADVERTISEMENT
Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Aries Syahbudin mengatakan, sudah melakukan simulasi bersama Jasa Marga dalam pemberlakuan contraflow saat mudik. Sejumlah pengaman juga akan disiapkan.
"Pemasangan barrier cukup pendek, tidak lagi jauh, kemudian di sela-selanya juga ditambahkan water barrier yang cukup besar diberikan rambu rambu, lampu kelap kelip," kata Aries dalam rapat pengamanan arus mudik bersama Komisi V, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (11/3).
Aries mengatakan, kecepatan kendaraan saat contraflow dan one way diberlakukan juga jadi perhatian. Ke depan tak boleh lagi ada kendaraan berkecepatan tinggi di jalur rekayasa.
"Dan yang paling penting ruas yang akan digunakan untuk contraflow dan one way tidak boleh melebihi kecepatan daripada ruas existing karena itu kami menyiapkan mobil safety car," jelas dia.
ADVERTISEMENT
Safety car itu bertugas untuk mengawal dan memastikan keselamatan pengendara dengan menjaga kecepatan laju kendaraan. Kecepatan kendaraan di lajur contraflow maksimal 60 km/jam. Kendaraan lain nantinya tidak boleh mendahuli safety car.
"Kemudian bila ruas yang diberlakukan lebih cepat, maka akan dimasukkan kendaraan [safety car] untuk mengatur kecepatan," tambah dia.
Sejauh ini, untuk arus mudik, contraflow akan diberlakukan mulai KM 47 sampai KM 70 Gerbang Tol Cikampek. Setelah itu, dari KM 70 sampai KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung Semarang.
Penentuan kebijakan contraflow dan one way tergantung kepadatan arus lalu lintas atau vc rasio yang telah ditentukan, yakni 0,3.