Polri Bakal Koordinasi dengan Interpol, Dalami Kabar Harun Masiku di Kamboja
·waktu baca 2 menit

Pencarian buronan KPK, Harun Masiku, hingga kini masih belum berbuah hasil. Belakangan beredar lagi kabar Harun Masiku tengah berada di Kamboja.
Menanggapi hal ini, Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan, pihaknya bakal berkoordinasi dengan Interpol Kamboja.
"Interpol Indonesia sudah mengirimkan permintaan kepada Interpol Kamboja melalui chanel 1-24/7 terkait klarifikasi terhadap isu tersebut," ujar Ramadhan kepada wartawan, Rabu (26/7).
"Sejauh ini Interpol Kamboja belum memberikan informasi terkait rumor tersebut," imbuhnya.
Ramadhan melanjutkan, bila Harun Masiku benar memasuki Kamboja melalui jalur resmi pasti akan terdeteksi. Apalagi, red notice telah diterbitkan terhadap Harun.
"Apabila Saudara HM melalui perlintasan resmi di negara mana pun, pasti terdeteksi. Kewajiban dari interpol dari negara tersebut untuk menahan subjek dan menginformasikan ke interpol Indonesia sebagai negara penerbit atau peminta red notice," jelasnya.
Sebelumnya Harun Masiku juga pernah dikabarkan berada di negara tetangga. Tak dijelaskan rinci negara tetangga mana yang dimaksud. Namun disebut-sebut di sana Harun menjadi marbut masjid.
Tim KPK sempat mengejar informasi itu dengan mendatangi negara tersebut. Namun hasilnya: nihil.
"Sekitar satu bulan yang lalu, tim kami kirim ke salah satu negara tetangga dan melakukan pengecekan karena memang ada informasi saudara HM itu di sana, ada di masjid, kami sudah cek di sana," kata Direktur Penyidikan sekaligus Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur, kepada wartawan di Gedung Merah Putih, Kamis (6/7).
"Ada juga yang bilang dia itu ada di gereja, kita sudah cek di sana, ada juga yang tinggal di apartemen, kami sudah cek ke sana, di satu negara tetangga, tapi sampai saat ini belum ditemukan," tambahnya.
