Polri: Dalam Minggu Ini Banyak Anggota yang Meninggal saat Bertugas

Mabes Polri menyayangkan rangkaian insiden yang membuat anggotanya terluka hingga gugur di bulan Agustus 2019. Meski tengah berduka dengan kepergian anggotanya, Polri menganggap hal tersebut sebagai bagian dari tanggung jawab tugas.
“Dalam minggu ini sudah cukup banyak anggota kepolisian baik terluka maupun meninggal dunia,” kata Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo, di Mabes Polri, Jakarta, Senin (26/8).
Dedi menyebut, kasus penembakan di Papua menjadi salah satu contoh kasus dengan risiko keselamatan berat. Sedangkan insiden terbakarnya polisi di Cianjur harusnya dapat dihindari bila mahasiswa dapat meredam emosinya.
“Di Papua dalam melaksanakan tugas, proses investigasi, dalam hal untuk mengungkap kejahatan KB (Kelompok bersenjata). Meninggal dunia 1 anggota, di Cianjur juga anggota polisi mengamankan proses masyarakat menyampaikan aspirasinya di muka publik,” ujar Dedi.
“Kita cukup prihatin,” sambungnya.
Briptu Hedar dinyatakan tewas saat disandera dan dianiaya Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. Hedar yang saat itu sedang tak membawa senjata api diculik sekitar pukul 11.00 WIT, Minggu (11/8).
Tidak jauh berselang insiden penembakan, 4 anggota polisi terbakar di Cianjur saat mengawal demo mahasiswa. Dari 4 anggota polisi yang terbakar, Ipda Erwin Yudha Wildani, meninggal dunia, Senin (26/8) sekitar Pukul 01.38 WIB.
Ia sebelumnya telah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta Selatan.
