Polri Dukung Komjen Listyo Sigit Jadi Kapolri: Terbaik Karena Prestasi

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo (tengah) memberikan keterangan pers di kantor Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Selasa (15/12). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo (tengah) memberikan keterangan pers di kantor Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Selasa (15/12). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO

Polri secara penuh mendukung Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo jadi Kapolri menggantikan Jenderal Idham Azis. Saat ini nama Kabareskrim tersebut telah diterima DPR sebagai calon tunggal Kapolri pilihan Presiden Jokowi.

DPR akan melakukan fase fit and proper test pada Komjen Sigit sebelum akhirnya dia dilantik. Dalam fase itu, Sigit akan dilihat rekam jejaknya hingga programnya ke depan.

"Pak Listyo Sigit dianggap yang terbaik karena prestasinya selama ini," kata Argo lewat keterangannya, Rabu (13/1).

Kadivhumas Polri Irjen Pol Argo Yuwono (tengah) memberikan keterangan pers terkait kasus teroris Jamaah Islamiyah (JI), di kantor Bareskrim, Mabes Polri, Jakarta, Senin (28/12). Foto: Rivan Awal Lingga/ANTARA FOTO

Argo menyebut, di setiap tempat Komjen Sigit ditugaskan selalu memberikan dampak perubahan dan kemajuan bagi Polri. Terlebih masa dinas Sigit masih panjang, yakni sampai 2027.

"Mudah-mudahan Polri akan lebih baik di bawah kendali Pak Sigit," ujar Argo.

Kapolri Jenderal Pol Idham Azis (kiri) melakukan salam komando dengan Kabareskrim Polri Inspektur Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (kanan). Foto: ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Sebelumnya diberitakan, pimpinan DPR resmi menerima surat presiden (surpres) soal penunjukan calon kapolri dari Presiden Jokowi. Surat itu diterima Ketua DPR Puan Maharani.

"Surpres telah kami terima dari Bapak Presiden, yang mana Presiden sampaikan usulan nama calon tunggal yaitu Bapak Komjen Listyo Sigit Prabowo yang saat ini Kabareskrim," ucap Puan dalam jumpa pers di gedung DPR, Senayan, Rabu (13/1).