Polri Gandeng Denpom Jaya Selidiki Asal Granat yang Meledak di Monas

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas memeriksa kaca yang diduga serpihan dari jam tangan di sekitar lokasi ledakan di Monas. Foto: Efira Tamara Thenu/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Petugas memeriksa kaca yang diduga serpihan dari jam tangan di sekitar lokasi ledakan di Monas. Foto: Efira Tamara Thenu/kumparan

Polda Metro Jaya masih menyelidiki sumber granat asap yang meledak dan melukai dua anggota TNI di Lapangan Monas, Jakarta Pusat. Polisi akan dibantu Denpom Jayakarta untuk menyelidiki asal granat itu.

“Jadi pada intinya tim Polda Metro Jaya kami komunikasi dengan Denpom, POM, bahwa kami melakukan kegiatan induktif,” kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Argo Yuwono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (5/12).

Penyelidikan tersebut akan menggunakan metode induktif. Argo menjelaskan, metode induktif diterapkan dengan memulai penyelidikan dari lokasi kejadian.

“Jadi induktif itu mulai dari TKP, kita temukan apa, dilakukan oleh siapa? Labfor, sama inafis. Nanti kita tunggu yang bersangkutan itu dari inafis dan labfor masih bekerja,” kata Argo.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Argo Yuwono (tengah) di Mabes Polri, Kamis (5/12). Foto: Mirsan Simamora/kumparan

Lebih lanjut, Polisi hingga saat ini belum menemukan hasil signifikan dalam penyelidikan sumber granat asap yang ditemukan di Monas. Meski begitu, pihaknya optimis dapat mengungkap kasus tersebut.

Ledakan yang diduga berasal dari granat asap terjadi pada Selasa pagi (3/12) sekitar pukul 08.00 WIB. Ledakan itu melukai dua prajurit TNI yang sedang berolahraga di kawasan Monas.

Identitas prajurit TNI itu yakni Serka Fajar dan Praka Gunawan. Sampai saat ini, meraka masih dirawat di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.

kumparan post embed