Polri: Jokowi Pesan ke Kapolri Segera Ungkap Kasus Novel

kumparanNEWSverified-green

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kapolri Jenderal Pol Idham Azis memberi hormat seusai mengikuti upacara pelantikan yang dipimpin Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Jumat (1/11/2019). Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
zoom-in-whitePerbesar
Kapolri Jenderal Pol Idham Azis memberi hormat seusai mengikuti upacara pelantikan yang dipimpin Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Jumat (1/11/2019). Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Presiden Jokowi memanggil Kapolri Jenderal Idham Azis di Istana Kepresidenan, Jakarta. Pertemuan itu tak lain membahas soal progres pengungkapan kasus penyerangan penyidik senior KPK, Novel Baswedan.

"Alhamdulillah tadi Pak Kapolri sudah bertemu dengan Bapak Presiden, lebih kurang 20 menit beliau bertemu," kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol M Iqbal di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (9/12).

"Prinsipnya adalah Bapak Presiden menanyakan tentang perkembangan penanganan kasus yang menimpa Saudara NB," tambah dia.

Presiden Joko Widodo (kanan) menyalami Kapolri Jenderal Pol Idham Azis usai penyematan pangkat dalam rangkaian upacara pelantikan Kapolri di Istana Negara, Jumat (1/11/2019). Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Iqbal mengungkapkan, dalam pertemuan itu Idham menjelaskan penyelidikan kasus ini terus berjalan. Kini, Idham sudah menunjuk Irjen Listyo Sigit Prabowo sebagai Kabareskrim baru. Tugas pengungkapan kasus ini akan dilanjutkan Sigit.

"Detik ini dan sebelumnya dan insyaallah nanti ke depan, tim teknis akan terus bekerja maksimal untuk mengungkap kasus ini," tutur Iqbal.

Novel Baswedan. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Iqbal mengungkapkan, tak ada pesan khusus yang diberikan Jokowi kepada Idham. Satu pesan utamanya hanya segera mengungkap kasus penyerangan terhadap Novel Baswedan.

"Pak Kapolri segera ungkap kasus ini. Enggak ada (tenggat waktu), cuma segera," ucap Iqbal.

Sebelumnya, Jokowi memberikan tenggat kepada Kapolri Jenderal Idham Azis untuk mengungkap kasus Novel Baswedan pada awal Desember. Hal itu disampaikan saat mengumpulkan awak media di Istana Merdeka pada 1 September 2019.

"Saya sudah sampaikan ke Kapolri baru, saya beri waktu sampai awal Desember," kata Jokowi.