Polri Rilis Video: Irjen Ferdy Sambo Tembak Brigadir Yosua di Bagian Kepala

31 Agustus 2022 10:33
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Ferdy Sambo memeluk Putri Candrawathi saat rekonstruksi pembunuhan Brigadir Yosua di rumah dinasnya, di Jalan Duren Tiga Barat, Jakarta Selatan, Selasa (30/8/2022). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ferdy Sambo memeluk Putri Candrawathi saat rekonstruksi pembunuhan Brigadir Yosua di rumah dinasnya, di Jalan Duren Tiga Barat, Jakarta Selatan, Selasa (30/8/2022). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
ADVERTISEMENT
Polri merilis video animasi detik-detik pembunuhan Brigadir Yosua di rumah Kadiv Propam, Jalan Duren Tiga, Jakarta Selatan. Video ini dibuat dengan menggambarkan secara rinci setiap insiden pembunuhan Yosua.
ADVERTISEMENT
Dalam video berdurasi 2 menit 5 detik itu, peristiwa dimulai dengan rombongan Putri Chandrawathi, Brigadir Yosua, Bripka Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf tiba di rumah dinas sekitar pukul 17.05 WIB. Lalu sekitar pukul 17.07 Wib, Kuat mengantar Putri ke kamar.
Adegan selanjutnya, Bharada E alias Richard naik ke lantai 2 tempat kamar ADC Sambo. Disusul dengan Kuat naik ke lantai 2 untuk menutup pintu Balkon.
Sedangkan Yosua dan Ricky Rizal berada di luar rumah. Yosua saat itu sedang menghubungi seseorang. Beberapa saat tepatnya sekitar pukul 17.09 WIB, Sambo dengan 2 pengawalnya berinsial Yogi dan AR tiba di rumah dinas.
Sebelum memasuki rumah, Sambo tanpa sengaja menjatuhkan senjata api yang dibawanya dan sempat mau ditolong ajudannya AR, tapi dilarang Sambo. Setelahnya mereka masuk ke dalam rumah dengan mengenakan sarung tangan hitam.
ADVERTISEMENT
Sekitar pukul 17.10 WIB, Sambo memanggil Richard dan Kuat. Sambo lalu menyuruh Kuat memanggil Yosua yang sedang di luar rumah. Mereka lalu berkumpul di ruang utama. Saat itu, Sambo memarahi Yosua.
"Kamu tega sekali sama saya, kamu kurang ajar sekali sama saya," kata Sambo kepada Yosua lalu menyuruh Bharada E menembak.
"Woy, kamu tembak, kau tembak cepat, cepat woy kau tembak," perintah Sambo.
Perintah itu juga sempat diungkap dalam lipsus kumparanplus.
Bharada E lalu menembak Yosua sebanyak 3 atau 4 kali tepatnya sekitar pukul 17.12 WIB. Yosua pun tersungkur, disusul Sambo yang menembak bagian kepala Yosua.
Untuk membuat kasus itu seolah-olah terjadi baku tembak, Sambo menembak ke arah dinding dan tempat lainnya.
ADVERTISEMENT
Setelah selesai mengeksekusi Yosua, Sambo lalu mengacak Putri pulang sekitar pukul 17.12 WIB.
Video yang dirilis Polri ini sama dengan kronologi dan rekonstruksi versi Bharada Richard Eliezer yang diperagakan, Selasa (30/8) di rumah dinas Duren Tiga.
Saat itu, Richard memerankan dirinya, dan Sambo digantikan oleh peran pengganti. Richard lebih dulu menembak Yosua yang sudah dalam kondisi setengah menunduk seperti meminta ampun.
Setelah Richard menembak, Sambo mendekat lalu menembak Yosua yang sudah tersungkur bersimbah darah. Sambo lalu melanjutkan tembakan ke arah dinding rumah.
Sedangkan, dalam rekonstruksi, Sambo juga memerankan adegan sesuai dengan keterangan yang diyakininya.
Saat itu, Sambo memerankan dirinya sendiri, sedangkan Richard diperankan peran pengganti.
Adegan dilanjutkan dengan Richard menembak Yosua sampai akhirnya tersungkur di depan tangga. Sambo lalu menghampiri Yosua, mengambil senjata HS-9 Yosua dan menembakkan senjata itu ke dinding agar terkesan ada tembak menembak.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·