Polri Siapkan 2 Ambulans Udara di Kalikangkung dan Rest Area KM 29 saat Mudik

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Siswa sekolah menghampiri Polisi dan petugas pameran Heli Expo Asia 2023 di Cengkareng Heliport Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (15/6/2023).  Foto: Muhammad Iqbal/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Siswa sekolah menghampiri Polisi dan petugas pameran Heli Expo Asia 2023 di Cengkareng Heliport Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (15/6/2023). Foto: Muhammad Iqbal/ANTARA FOTO

Polri menyiapkan dua helikopter sebagai ambulans udara untuk mendukung pengamanan arus mudik dan balik Lebaran dalam Operasi Ketupat 2026. Dua heli tersebut akan disiagakan di kawasan Kalikangkung, Semarang, dan Rest Area KM 29 Tol Japek.

Hal itu disampaikan Kabaharkam Polri Komjen Karyoto dalam rapat bersama Komisi III DPR RI, Rabu (11/3). Ia menjelaskan, ambulans udara menjadi bagian dari dukungan operasi yang disiapkan Korpolairud Baharkam Polri.

“2 unit ambulans udara. Heli NBO 105 stand by di area Kalikangkung Semarang dan rest area KM 29,” ujar Karyoto.

Ia mengatakan ambulans udara tersebut merupakan bagian dari upaya Polri untuk memberikan respons medis cepat kepada masyarakat selama periode mudik dan balik Lebaran.

“Ambulans udara merupakan bagian dari upaya Polri untuk mendukung pengamanan serta memberikan bantuan pertolongan respons medis yang optimal bagi masyarakat,” kata dia.

Suasana rapat dengar pendapat (RDP) Komisi III bersama Kabaharkam Polri Komjen Karyoto di DPR, Rabu (11/3). Foto: Abid Raihan/kumparan

Helikopter ambulans tersebut menggunakan tipe NBO 105 yang mampu mengangkut dua korban sekaligus dan dilengkapi dengan peralatan medis udara.

“Mampu mengangkut 2 korban sekaligus serta yang dilengkapi dengan standar keselamatan penerbangan dan peralatan medis udara,” ujar Karyoto.

Helikopter itu nantinya akan digunakan untuk mengevakuasi korban dalam kondisi darurat selama arus mudik maupun arus balik Idul Fitri.

“Heli akan digunakan untuk mengevakuasi korban dalam kondisi darurat seperti kecelakaan, arus mudik dan balik hari raya idul fitri serta memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman saat merayakan momen hari raya Idul Fitri,” tutur Karyoto.