Polri soal Jokowi Minta Segera Ungkap Kasus Novel: Mudah-mudahan

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Novel Baswedan. Foto: ANTARA FOTO/ Reno Esnir
zoom-in-whitePerbesar
Novel Baswedan. Foto: ANTARA FOTO/ Reno Esnir

Presiden Jokowi memanggil Kapolri Jenderal Idham Azis ke Istana Kepresidenan, Senin (9/12). Dalam pertemuan itu, Jokowi minta kasus Novel Baswedan mungkin terungkap dalam hitungan hari.

Terkait hal tersebut, Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Argo Yuwono mengatakan, penyidik masih bekerja semaksimal mungkin. Ia pun berharap doa dari masyarakat.

“Nanti kita akan doa bersama. Mudah-mudahan penyidik akan menyampaikan perkembangan penyidikan tersebut,” kata Argo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (10/12).

Argo menuturkan, penyidik akan menyampikan hasil penyelidikan kasus Novel Baswedan sebelum tahun 2019 berakhir. Meski begitu, Ia menyerahkan seluruhnya pada penyidik.

“Mudah-mudahan ya (akhir tahun perkembangan penyidikan),” ujar Argo.

Presiden Jokowi memanggil Kapolri Jenderal Idham Azis ke Istana Kepresidenan untuk membahas progres pengungkapan kasus penyerangan Novel Baswedan. Jokowi sudah mendapat penjelasan dan meminta Idham Azis segera mengungkap kasus ini.

"Tanyakan langsung ke Kapolri. Saya tidak berbicara masalah bulan. Kalau sudah saya bilang secepatnya berati dalam waktu harian," ujar Jokowi di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Selasa (10/12).

Karopemnas Polri Brigjen Pol Argo Yuwono. Foto: Fadjar Hadi/kumparan

Jokowi mengungkapkan dalam pertemuan pada Senin(9/12) sore itu di Istana, dia ingin mendapat ketegasan dari Idham Azis terkait progres pengungkapan kasus ini. Saat itu, Jokowi mendapat penjelasan cukup positif dari Idham.

"Dijawab, ada temuan yang atau temuan baru yang sudah menuju kepada kesimpulan. Oleh sebab itu, saya enggak kasih waktu lagi, saya bilang secepatnya segera diumumkan siapa," ujar Jokowi.

kumparan post embed