Polri Tangkap 247 Teroris di 2022, Terbanyak dari Kelompok Jemaah Islamiyah

31 Desember 2022 17:24 WIB
·
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Kapolri Listyo Sigit menghadiri acara penandatanganan nota kesepahaman antara Polri dan KPU di Gedung KPU RI, Jakarta, Kamis (29/12/2022). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kapolri Listyo Sigit menghadiri acara penandatanganan nota kesepahaman antara Polri dan KPU di Gedung KPU RI, Jakarta, Kamis (29/12/2022). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
ADVERTISEMENT
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengumumkan hasil penindakan kasus terorisme sepanjang 2022. Hasilnya, sebanyak 247 tersangka teroris diamankan Densus 88 dari berbagai wilayah di Indonesia.
ADVERTISEMENT
"Terkait masalah terorisme kami ke depan preventif strike. Kami melakukan penangkapan sebelum melakukan aksinya. Ada 247 tersangka kita amankan," kata Sigit di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Sabtu (31/12).
Sigit menuturkan, aksi terorisme sepanjang 2022 termasuk menurun dibanding tahun 2021 yakni sekitar 5 kasus atau sekitar 83 persen.
"Sepanjang 2022 jumlah aksi teror menurun dari tahun 2021 yakni dari 5 aksi menjadi 1 saksi yang terjadi di Polsek Astana Anyar," ujar Sigit.
Lebih lanjut, Sigit menyebut, jumlah teroris terbanyak yang diamankan berasal dari kelompok Jemaah Islamiyah sekitar 97orang.
"97 Jemaah Islamiyah, 70 Ansharut Daulah, 46 JAD, 28 NII, 4 MIT, 1 lond wolf," pungkasnya.