Polri Tindak Lanjuti Video Penganiayaan oleh Anggota Polda Gorontalo

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto (Foto: Aria Pradana/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto (Foto: Aria Pradana/kumparan)

Sebuah video penganiayaan yang dilakukan anggota Direktorat Sabhara Polda Gorontalo beredar di media sosial. Dalam video tersebut tampak seorang anggota polisi tengah menampari juniornya.

Kabid Humas Polri Irjen Setyo Wasisto membenarkan adanya kejadian itu. Setyo menegaskan, pihaknya akan menindaklanjuti kasus kekerasan seperti yang terjadi di dalam video tersebut.

"Sekarang sedang proses pemeriksaan tentunya akan ditindak dengan proses yang berlaku " kata Setyo di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (27/3).

Meski membenarkan adanya video tersebut, Setyo menyebut kekerasan yang dilakukan seorang senior terhadap juniornya bukanlah suatu yang lumrah terjadi di lingkungan Polri.

"Enggak ada (tradisi kekerasan di Polri-red) nanti kita lihat (unsur pidana). Kita menghormati senior tapi tidak ada ospek-ospek," katanya.

Dalam video yang berlokasi dalam sebuah kamar itu, terlihat tiga orang pelaku dan tiga orang korban. Ketiga korban tampak pasrah dipukuli oleh para pelaku dengan posisi menghadap tembok dan menerima tamparan dari pelaku.

Video kekerasan itu menyebar melalui media sosial WhatsApp, hingga sampai ke telinga Kapolda Gorontalo, Brigjen Pol Rachmat Fudail. Rachmat memerintahkan supaya pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku baik pidana penganiayaan ataupun sanksi disiplin.