Poltracking: Prabowo Menguat Jadi 33%, Ganjar Merosot Jadi 31,1%,

Lembaga Poltracking merilis survei terbaru elektabilitas Capres 2024 usai polemik penolakan Timnas Israel di Piala Dunia U-20 dan sebelum deklarasi Ganjar Pranowo sebagai capres PDIP.
Hasilnya, Prabowo Subianto menempati posisi pertama dengan elektabilitas 33 persen dalam simulasi 3 nama. Sementara, Ganjar berada di posisi kedua dengan 31,1 persen dan Anies Baswedan 22,4 persen.
"Simulasi 3 nama Prabowo 33 persen, Ganjar 31,1 persen, Anies 22,4 persen dan 13,5 persen responden tidak tahu," kata Hanta saat merilis hasil survei secara virtual, Jumat (28/4).
"Prabowo, Ganjar, terpaut tipis di margin of eror. Ini peta 3 capres dan dengan data kualitatif variabel 3 orang ini mewarnai," lanjutnya.
Hanta menuturkan dalam survei Poltracking pada Februari, Maret dan April, elektabilitas Ganjar mengalami penurunan. Di antara pemicunya adalah sikap menolak timnas Israel di Piala Dunia U-20.
Namun, kata dia, elektabilitas Ganjar perlu dihitung kembali usai dideklarasikan sebagai capres PDIP pada (21/4) lalu.
Dibanding survei bulan lalu, Ganjar turun dari 36,9% menjadi 31,1%, sementara Prabowo naik dari 27,2% menjadi 33%. Anies cenderung stagnan dari 21,3% menjadi 22,4%.
"Ganjar sempet naik tapi juga sempat turun, batalnya U-20 jadi koreksi untuk Ganjar ,tapi tidak tahu deklarasi PDIP apakah elektabilitas Ganjar naik seperti Anies dideklarasikan NasDem," tutup dia.
Survei dilakukan pada Maret-April 2023 dengan menggunakan 1.220 responden yang dipilih secara acak. Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka.
Margin of error kurang lebih 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
