Poltracking soal Dukungan Jokowi ke Capres: 51,2% Berpengaruh ke Pilihan Publik

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Imbauan Presiden Jokowi Tentang Arus Balik. Foto: Youtube/Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Imbauan Presiden Jokowi Tentang Arus Balik. Foto: Youtube/Sekretariat Presiden

Lembaga survei Poltracking Indonesia merilis hasil survei. Salah satu poin bahasannya terkait pengaruh dukungan Presiden Jokowi terhadap calon presiden.

Survei menunjukkan, sebanyak 51,2 persen masyarakat mengatakan dukungan Presiden Jokowi berpengaruh terhadap capres. Sementara 28,4 persen menilai tidak berpengaruh.

"Publik (51.2%) menyampaikan berpengaruh (gabungan sangat berpengaruh dan cukup berpengaruh) pada pilihannya dukungan Presiden Joko Widodo terhadap salah satu pasangan Capres-Cawapres. Sedangkan (28.4%) mengatakan tidak berpengaruh (gabungan kurang berpengaruh dan sangat tidak berpengaruh)," kata Hanta saat merilis hasil survei secara virtual, Jumat (28/4).

Survei juga mengatakan, 47, 5 persen masyarakat masih mempertimbangkan untuk memilih pasangan capres dan cawapres yang didukung oleh Jokowi.

"Publik (47.5%) akan mempertimbangkan untuk memilih pasangan Capres-Cawapres yang didukung Presiden Joko Widodo, sementara publik yang akan memilih (21.7%) dan yang tidak memilih (9.2%)," ucapnya.

Survei dilakukan pada Maret-April 2023 dengan menggunakan 1.220 responden yang dipilih secara acak. Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka.

Margin of error kurang lebih 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.