Polwan RI Perkuat Wawasan Internasional di IAWP 2026, Hadapi Perdagangan Orang

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Polwan Indonesia ikuti International Association of Women Police (IAWP) Conference 2026 di Badung, Bali, untuk perkuat wawasan dan jejaring internasional dalam menangani kejahatan perdagangan orang. Foto: Dok. Polri
zoom-in-whitePerbesar
Polwan Indonesia ikuti International Association of Women Police (IAWP) Conference 2026 di Badung, Bali, untuk perkuat wawasan dan jejaring internasional dalam menangani kejahatan perdagangan orang. Foto: Dok. Polri

International Association of Women Police (IAWP) Conference 2026 menjadi wadah bagi polisi wanita (Polwan) dari berbagai negara untuk berbagi pengalaman, pengetahuan, serta praktik terbaik dalam menghadapi berbagai tantangan tugas kepolisian, termasuk dalam penanganan tindak pidana perdagangan orang (trafficking).

Salah satu pembicara dalam kegiatan tersebut, Kompol Riza Sativa, membawakan materi bertajuk “Trafficking Case Study Involving a ‘Mail Ordered Bride’”. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan mengenai kasus perdagangan orang dengan modus mail ordered bride serta potensi kerentanan perempuan Indonesia menjadi sasaran tindak pidana tersebut.

Polwan Indonesia ikuti International Association of Women Police (IAWP) Conference 2026 di Badung, Bali, untuk perkuat wawasan dan jejaring internasional dalam menangani kejahatan perdagangan orang. Foto: Dok. Polri

“Wanita Indonesia menjadi salah satu sasaran dari tindak pidana kejahatan ini. Jadi, kita memang harus berhati-hati dan waspada terhadap ancaman trafficking tersebut,” ujar Kompol Riza Sativa.

Menurutnya, forum internasional seperti IAWP juga menjadi kesempatan untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan dengan sesama penegak hukum dari berbagai negara. Ia berharap ke depan semakin banyak Polwan Indonesia yang mendapat kesempatan untuk menjadi pembicara dalam forum internasional.

“Harapan saya, semoga ke depan rekan-rekan kolega saya juga bisa menjadi pembicara di acara yang serupa, baik IAWP maupun acara-acara yang terkait dengan kepolisian lainnya,” katanya.

Polwan Indonesia ikuti International Association of Women Police (IAWP) Conference 2026 di Badung, Bali, untuk perkuat wawasan dan jejaring internasional dalam menangani kejahatan perdagangan orang. Foto: Dok. Polri

Sementara itu, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menilai penyelenggaraan IAWP Conference 2026 menjadi momentum penting bagi Polwan Indonesia untuk membangun jejaring dengan polisi wanita dari berbagai negara.

“Kegiatan IAWP 2026 menjadi momentum strategis bagi Polwan Indonesia untuk memperluas wawasan, membangun jejaring profesional, serta memperkuat komunikasi dan kerja sama dengan Polwan dari berbagai negara,” ujar Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko.

Polwan Indonesia ikuti International Association of Women Police (IAWP) Conference 2026 di Badung, Bali, untuk perkuat wawasan dan jejaring internasional dalam menangani kejahatan perdagangan orang. Foto: Dok. Polri

Ia menambahkan, interaksi dan pertukaran pengalaman dalam forum internasional tersebut diharapkan dapat memberikan perspektif baru bagi Polwan Indonesia dalam menjalankan tugas kepolisian sekaligus memperkuat kerja sama kepolisian lintas negara.