Pomdam IV Diponegoro 'Melunak', Siap Bantu Ungkap Pembunuhan Iwan Boedi

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pengacara keluarga Iwan, Yunantyo Adi Setiawan. Foto: Intan Alliva/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pengacara keluarga Iwan, Yunantyo Adi Setiawan. Foto: Intan Alliva/kumparan

Pengacara keluarga PNS Bapenda Kota Semarang Paulus Iwan Boedi yang tewas dibunuh, mengungkap hasil pertemuannya dengan Pomdam IV Diponegoro. Hasilnya, polisi militer siap membantu dan akan terbuka untuk pengungkapan kasus ini

Pengacara keluarga Iwan Boedi, Yunantyo Adi Setiawan, mengatakan bahwa dia telah bertemu dengan Komandan Polisi Militer Kodam IV/Diponegoro Kolonel Rinoso Budi.

"Pomdam akan terbuka kepada keluarga korban maupun dengan Polri. Kedua, karena nama TNI dipertaruhkan dalam kasus ini, maka Pomdam akan membantu kepolisian untuk mencari pelakunya siapa pun itu, apakah ada sipil atau ada unsur anggota [TNI]," ujar Yunantyo yang akrab disapa Yas itu di lokasi tempat penemuan jenazah Iwan di kawasan Marina, Semarang, Selasa (15/11).

Danpomdam IV/Diponegoro, Kolonel Cpm Rinoso Budi (tengah) dalam jumpa pers di kantornya. Foto: Intan Alliva/kumparan

Yas menyebut, Pomdam siap menghukum anggotanya jika memang ada yang terlibat pembunuhan keji itu. Mereka akan dijerat sesuai hukum yang berlaku.

"Maka Pomdam akan membantu kepolisian untuk mencari pelakunya. Siapa pun itu apakah ada sipil atau ada unsur anggota (TNI). Sekiranya ada unsur anggota, maka itu akan diproses hukum dan sekiranya Pomdam dalam penyelidikannya menemukan unsur sipil, maka akan dilimpahkan ke Polrestabes Semarang," ungkap Yas.

Tak hanya itu, polisi juga dipersilakan untuk memeriksa anggotanya jika memang dibutuhkan untuk membantu proses penyelidikan.

Prinsipnya sudah mulai ada keterbukaan dari TNI agar masalah ini cepat terungkap dan sama-sama kondusifitas dan kekhawatiran kesenjangan antarinstitusi bisa dihindari," kata Yas.

Doa bersama di tempat jasad Iwan Boedi ditemukan, dipimpin langsung oleh Pendeta Keuskupan Agung Semarang, Romo Aloysius Budi, dan dihadir oleh jaringan Gusdurian dan keluarga besar. Foto: Intan Alliva/kumparan

Yas juga mendapat informasi Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa ikut mengawal kasus ini. Bahkan jenderal bintang 4 itu meminta laporan setiap minggu

Disampaikan bahwa hampir setiap minggu Panglima TNI menanyakan perkembangan kasus ini dan kasus ini harus diungkap," kata Yas.

Informasi hilangnya pegawai Bapenda Kota Semarang Iwan Boedi Prasetijo Paulus. Foto: Dok. Istimewa

Diduga Dibunuh pada 24 Agustus 2022

Telah lebih dari 2 bulan atau 77 hari, kasus pembunuhan sadis itu belum juga menemukan titik terang. Keluarga menduga ada upaya obstruction of justice yang menghambat penyelidikan ini.

Sebelumnya, Panglima TNI mengatakan, ada anggotanya yang ikut diperiksa dalam kasus ini. Mereka diperiksa atas dugaan keterlibatannya, tapi hingga kini mereka tetap menyangkal.

Jasad Iwan Boedi ditemukan dalam kondisi hangus terbakar bersama motornya pada 8 September 2022 di lahan kosong kawasan Marina, Semarang. Namun, polisi mengatakan Iwan telah dibunuh pada 24 Agustus 2022 pada hari dia dilaporkan hilang.