Popularitas Bukan Jaminan, 84,62% Caleg Artis di Pemilu 2019 Gagal ke Senayan

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pemungutan suara atau TPS Foto: Hendra N/Antara
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pemungutan suara atau TPS Foto: Hendra N/Antara

Sejumlah artis ikut meramaikan pesta pemilu 2024. Mereka telah mendaftarkan diri sebagai bakal caleg DPR, DPRD, dan DPD. Popularitas mereka pun kerap dinilai dapat mendulang suara ke Senayan.

Perindo, misalnya, menyodorkan Aldi Taher, Ustaz Yusuf Mansur, Vicky Prasetyo, hingga juri di acara Master Chef, Arnold Poernomo. Sementara partai Gerindra memiliki Melly Goeslaw, Ahmad Dhani, Taufik hidayat, hingga Ari Sihasale. Partai-partai lain seperti NasDem, PAN, hingga Golkar pun melakukan strategi yang sama.

Fenomena ini pun sebetulnya bukanlah barang baru. Berdasarkan catatan kumparan, ada 91 caleg artis yang mencalonkan diri pada Pileg 2019. Namun hanya 14 orang di antaranya yang berhasil meraup suara terbanyak. Artinya, sebanyak 77 artis atau 84,62 persennya gagal melenggang ke Senayan.

Berikut ini adalah daftar caleg artis yang gagal pada 2019:

Table Embed

Menampilkan 10 data dari 77 data

No
Partai
Nama Artis
Wilayah
1
Nasdem
Citra Scholastika
Jawa Barat I
2
Imel Putri Cahyati
Jawa Barat I
3
Tina Talisa
Jawa Barat II
4
Olla Ramlan Tissa
Jawa Barat IV
5
Sahrul Gunawan
Jawa Barat V
6
Lucky Hakim
Jawa Barat VI
7
Della Puspita
Jawa Barat VII
8
Diana Sastra
Jawa Barat VIII
9
Krisna Mukti
Jawa Barat X
10
Fairuz el Fouz
Jawa Barat X

1 - 10 dari 77 baris

Popularitas Bukan Jaminan

Salah satu caleg yang gagal pada Pileg 2019 adalah Ahmad Dhani. Pentolan Dewa 19 itu hanya mengantongi 40.148 suara di Dapil 1 Jawa Timur. Di antara rekan separtainya, posisi Dhani ada di peringkat ketiga. Ia pun gagal menjadi anggota dewan.

Di dapilnya itu, justru rekan Dhani yang bernama Rahmat Muhajirin yang melenggang ke Senayan. Rahmat merupakan seorang purnawirawan TNI yang mengantongi 86.274 suara.

Menurut pengamat politik Ujang Komarudin, kepopuleran seringkali memang tak berbanding lurus dengan elektabilitas. Mereka, kata Ujang, juga butuh kekuatan finansial untuk mendukung kampanye.

"Kita bicara soal fakta di lapangan. Sebenarnya, dia (caleg artis) hanya populer tapi belum tentu dipilih. Agar bisa dipilih, mereka harus melakukan effort yang besar. Baik dalam hal kerja keras menyapa rakyat dan mengeluarkan kekuatan finansialnya begitu," kata Ujang saat dihubungi kumparan, Senin (15/5).

video youtube embed

Selain Dhani, kumparan juga mencatat bahwa Mulan Jameela tak mengantongi suara yang cukup untuk menjadi anggota DPR. Namun, Mulan menggugat secara perdata Ketum Gerindra Prabowo Subianto ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Artis-artis yang gagal itu hanya mengandalkan popularitas, elektabilitasnya enggak ada.

Ujang Komarudin

Dalam gugatannya ke Prabowo, Mulan dan beberapa kader partai berdalih mereka adalah tokoh-tokoh partai yang telah memberikan jasa besar atas perjuangan Partai Gerindra, sehingga bisa menjadi pemenang kedua dalam gelaran Pemilu 2019.

Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan akhirnya mengabulkan gugatan Mulan dan kader lainnya. Mulan lalu menggantikan posisi politikus Gerindra lainnya Ervin Luthfi sebagai anggota DPR terpilih.