Populasi Umat Islam RI Digeser Pakistan, Menag Tegaskan Tak Pengaruhi Kuota Haji

4 April 2024 23:23 WIB
·
waktu baca 1 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Menag Gus Yaqut saat groundbreaking di IKN Foto: Kemenag RI
zoom-in-whitePerbesar
Menag Gus Yaqut saat groundbreaking di IKN Foto: Kemenag RI
ADVERTISEMENT
Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas, menegaskan bergesernya populasi Islam terbanyak di dunia dari Indonesia ke Pakistan tidak mempengaruhi kuota haji di Indonesia.
ADVERTISEMENT
"Ya kuota haji kan per 1000 ya, saya kira tidak akan berpengaruh pada kuota haji. Karena hitungannya per 1000 sam haji, jadi tidak akan ada pengaruhnya," ujar Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas kepada wartawan di Kementerian Agama RI, Jakarta Pusat, Kamis (4/4).
Yaqut juga menyatakan bahwa Islam tidak sekadar kuantitas, melainkan kualitas.
"Dan Islam itu gak banyak-banyakan, Islam itu soal kualitas. Bukan kuantitas," ucap Yaqut.
Pemulangan jemaah haji Indonesia kloter terakhir SUB 88 dari Bandara AMAA Madinah. Foto: Dok. MCH 2023
Kemendagri dan Kemenag menggelar Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh 1444 H/2023 M membahas petugas haji dan umrah di Masjid Kantor Sektor 6, Mekkah Arab Saudi, Minggu (25/6/2023). Foto: Kemenag
Pakistan kini menjadi negara dengan populasi muslim terbanyak di dunia setelah sebelumnya Indonesia menjadi yang pertama sebagai negara dengan populasi muslim terbanyak di dunia.
Berdasarkan World Population Review, Pakistan berada di peringkat pertama dengan populasi muslim terbanyak di dunia sebesar 240,8 juta jiwa.
Hal ini pun menjadikan 98,19 persen warga Pakistan mayoritas beragama Islam.
ADVERTISEMENT
Sebagai informasi, Yaqut menghadiri acara silaturahmi dan buka bersama ormas Islam di Kementerian Agama RI, Jakarta Pusat.
Hadir pula dalam acara ini yakni Dirjen Bimas Islam, Kamarudin Amin serta berbagai elemen ormas Islam yang ada di Indonesia.