Potongan Kaki Manusia Ditemukan di Sungai Limo Depok, Polisi Selidiki

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Polisi amankan potongan kaki di Sungai, Depok. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Polisi amankan potongan kaki di Sungai, Depok. Foto: Dok. Istimewa

Dua petugas kebersihan menemukan potongan tubuh manusia yang diduga bagian kaki di Sungai Limo, Kota Depok, pada Rabu (19/8/2026).

Katimsus 2 Resmob Polda Metro Jaya, Ipda Breggy Yesaya Imanuel, membenarkan adanya penemuan tersebut. Penemuan pertama kali dilaporkan oleh dua petugas Dinas Sumber Daya Air (SDA) yang sedang melakukan pembersihan di Sungai Limo.

"Jadi hari ini tanggal 19 Agustus 2026, dua orang petugas dari SDA Limo melakukan pembersihan di Sungai Limo. Kemudian ditemukanlah ada potongan tubuh, diduga bagian kaki. Memang hanya sepotong saja," ujar Breggy saat dikonfirmasi.

Mendapat laporan tersebut, pihak kepolisian bersama Unit Identifikasi Polda Metro Jaya langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Potongan tubuh yang diduga bagian kaki tersebut kemudian dikirim ke Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"Kami mengirimkan potongan tubuh tersebut ke forensik RS Kramat Jati, RS Polri untuk pendalaman lebih lanjut. Tujuannya untuk menentukan apakah memang ini benar potongan tubuh milik korban atau bukan. Kami harus memastikan itu dulu," jelasnya.

Terkait saksi, Breggy menyebut sementara ada empat orang yang telah dimintai keterangan. Dua orang di antaranya merupakan petugas SDA yang pertama kali menemukan potongan tubuh tersebut, sedangkan dua lainnya berasal dari dinas terkait yang turut melakukan kegiatan pembersihan sungai.

Belum Dipastikan Terkait Kasus Mutilasi

Mengenai kemungkinan penemuan potongan tubuh tersebut berkaitan dengan kasus mutilasi yang dilakukan tersangka Saepullah (26), polisi belum dapat memastikan.

Namun, berdasarkan aliran sungai, lokasi penemuan disebut masih berada dalam aliran Sungai Kali Licin.

"Untuk sementara, dari aliran sungainya memang ini termasuk dari aliran Sungai Kali Licin, pembuangan mayat bagian bawahnya, bagian kaki. Tapi untuk itu memang kita perlu memastikan dari tim forensik RS Kramat Jati, RS Polri," pungkasnya.

Hingga saat ini, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan forensik untuk memastikan apakah potongan tubuh tersebut benar merupakan bagian tubuh manusia, sekaligus mengetahui identitas dan asal-usulnya.

Kasus Mutilasi Saepullah

Sebelumnya, polisi mengungkap dua potongan kaki korban mutilasi di Pancoran Mas, Depok, Kunaefi (51), hingga kini belum ditemukan. Salah satu hambatan terbesar adalah belum pastinya titik lokasi pembuangan serta kemungkinan potongan tubuh terbawa arus sungai.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Iman mengatakan, pencarian masih dilakukan oleh penyidik Satreskrim Polres Metro Depok bersama Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

"Memang kami, tim dari penyidik Satreskrim Polres Depok bersama-sama dengan Ditreskrimum Polda Metro Jaya, terus berupaya mencari masih ada potongan badan bagian bawah, dua kaki, yang dibuang oleh tersangka," kata Iman kepada wartawan, Jumat (7/8).

Iman menjelaskan, hingga saat ini tim belum berhasil menemukan potongan tubuh tersebut karena terdapat sejumlah kendala di lapangan.

"Memang sampai dengan hari ini, kami belum menemukan potongan tersebut karena ada beberapa kendala di lapangan," ujarnya.

Menurut Iman, kendala pertama adalah belum adanya kepastian mengenai titik awal pelaku membuang potongan tubuh korban.