Potret Soliditas TNI-Polri di Bawah Prabowo: Momen Hangat di Praspa 2026

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Momen hangat Prabowo, Panglima TNI, Kapolri, di Upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI-Polri di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (22/7/2026). Foto: Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Momen hangat Prabowo, Panglima TNI, Kapolri, di Upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI-Polri di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (22/7/2026). Foto: Istimewa

Momen kebersamaan dan keakraban antara Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terekam jelas dalam Upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI-Polri di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (22/7/2026). Pemandangan hangat ini sekaligus mempertegas soliditas jajaran pertahanan dan keamanan negara di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Dalam upacara yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo dengan didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tersebut, kedua pimpinan tertinggi TNI dan Polri terlihat selalu kompak. Tak hanya duduk sejajar di panggung utama, seusai prosesi resmi, Kapolri dan Panglima TNI terekam berbincang santai penuh tawa bersama Presiden Prabowo dan jajaran pejabat utama, seperti Menko Polkam Djamari Chaniago, Kepala BIN Herindra, hingga Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita.

Upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI-Polri di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (22/7/2026). Foto: Istimewa

Keakraban para pimpinan tinggi ini sejalan dengan arahan tegas Presiden Prabowo dalam amanatnya. Di hadapan ribuan perwira remaja, Prabowo mewanti-wanti agar TNI dan Polri terus memperkuat profesionalisme serta menjaga soliditas tanpa terjebak ego sektoral.

"TNI dan Polri harus kuat, TNI dan Polri harus profesional, TNI dan Polri harus bersama-sama menjaga bangsa Indonesia. Jangan ada loyalitas korps yang sempit," tegas Prabowo saat memberikan instruksi di Istana Merdeka.

Upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI-Polri di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (22/7/2026). Foto: Istimewa

Prabowo mengingatkan bahwa TNI dan Polri merupakan pilar vital penopang negara. Karena itu, seluruh perwira diminta menjaga integritas, menghindari penyalahgunaan jabatan, serta tidak berkompromi dengan praktik korupsi, judi, maupun narkoba. Mengingat seluruh atribut hingga gaji prajurit berasal dari uang rakyat, Prabowo menegaskan agar aparat selalu berdiri membela masyarakat.

"Ingatlah selalu, Saudara lahir dari rakyat, dididik dengan uang rakyat. Pakaian yang kau pakai dari ujung kaki sampai ujung kepala adalah dari rakyat. Makanmu dari rakyat, gajimu dari rakyat. Mengabdi selalu untuk rakyat. Jadilah pelindung, pengayom, dan pembela rakyat," kata Prabowo.

Upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI-Polri di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (22/7/2026). Foto: Istimewa

Pada Praspa 2026 ini, Presiden Prabowo melantik sebanyak 1.177 calon perwira remaja (capraja) yang terdiri dari 512 lulusan Akademi Militer (Akmil), 229 lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL), 154 lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU), dan 282 lulusan Akademi Kepolisian (Akpol).

Prabowo juga menyematkan penghargaan Adhi Makayasa kepada empat lulusan terbaik, yaitu Letda Inf. Calvin Tidar Sakti (Akmil), Letda Laut (P) Muhammad Rizqi Wira Utama Baihaqi Putra (AAL), Letda Pnb. Yehezkiel Bonaventura Yudaniarman (AAU), serta Ipda Harindra Arsandho Tegarbaja (Akpol).

Rangkaian upacara tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama Presiden Prabowo, Kapolri, Panglima TNI, dan jenderal bintang empat lainnya bersama para perwira remaja yang baru dilantik. Kebersamaan ini menegaskan komitmen bahwa TNI dan Polri siap berjalan selaras mengawal kedaulatan dan keamanan Indonesia.