Prabowo Ajak Jaga Alam: Kalau Pohon Ditebang, Bisa Terjadi Kekeringan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung di Istana Kepresidenan Blue House, Korea Selatan, Rabu (1/4/2026). Foto: Laily Rachev/Biro Pers Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung di Istana Kepresidenan Blue House, Korea Selatan, Rabu (1/4/2026). Foto: Laily Rachev/Biro Pers Sekretariat Presiden

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyoroti pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, khususnya hutan, sebagai kunci menjaga ketersediaan air di Indonesia.

Prabowo menilai bahwa Indonesia sejatinya memiliki sumber daya air yang melimpah, bahkan dalam kondisi tertentu mengalami kelebihan air.

"Alhamdulillah negara kita masalah air tidak sebenarnya menjadi masalahnya kadang-kadang kita kelebihan air. Kita ketawa kelebihan air, ini karunia, satu hari air turun di Bogor sama dengan satu tahun air turun di Australia Barat, satu hari air turun di Bogor sama dengan satu tahun air turun di Australia Barat demikian berkah yang kita terima dari Maha Kuasa," ujar Prabowo dalam taklimatnya di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (8/4).

Namun, ia mengingatkan bahwa tidak semua wilayah Indonesia memiliki kondisi yang sama, terutama di kawasan timur yang masih menghadapi keterbatasan air.

"Ya di bagian-bagian tertentu Negara kita Indonesia timur pulau-pulau tertentu masih ada kesulitan air tapi kita dapat mengatasi karena airnya ada tinggal mampu atau tidak Kita mendapatkannya dan menjaganya," lanjutnya.

Foto udara nelayan melintasi kawasan hutan mangrove di Desa Waworaha, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Senin (23/3/2026). Foto: Andry Denisah/ANTARA FOTO

Prabowo kemudian menegaskan bahwa salah satu penyebab utama terjadinya kekeringan adalah kerusakan lingkungan yang dilakukan manusia sendiri.

"Karena kadang-kadang kita sendiri yang tidak dapat menjaga alam kita, hutan kita babat, pohon-pohon di Gunung kita babat akhirnya air tidak dapat ditahan, terjadi kekeringan tapi hal ini dapat kita atasi," tegasnya.

Ia juga membandingkan kondisi Indonesia dengan negara lain yang kaya sumber daya energi, namun tidak memiliki cadangan air yang memadai.

"Ada negara-negara yang kaya dengan minyak dan gas tidak punya air apa yang saya ingin sampaikan saudara-saudara? Hal-hal ini begitu penting, hal-hal ini begitu mendasar dan hal ini telah digarisbawahi oleh pendiri bangsa kita," pungkas Prabowo.