Prabowo Akan Perdalam Data Kebocoran Anggaran di Debat Kedua

Debat Pilpres 2019 kedua akan dilaksanakan pada Minggu (17/2). Wakil Ketua Badan Pemenangan Prabowo-Sandi Ahmad Muzani mengatakan Prabowo akan memperdalam data kebocoran anggaran dan mengungkapkannya dalam saat debat capres nanti.
Muzani mengatakan kritik yang dilontarkan Prabowo berdasarkan data dan fakta yang banyak diungkapkan oleh lembaga-lembaga negara. Tapi, hal itu mungkin tak semuanya muncul dalam debat nanti.
"Lembaga negara mana yang mengungkapkan bahwa ada potensi kebocoran sampai 20 (persen), 25, 30 persen itu nanti Pak Prabowo akan menceritakan dalam banyak, mungkin bukan debat, mungkin dari banyak kesempatan ya," kata Muzani di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (11/2).
Meski akan lebih banyak berbicara soal kebocoran anggaran di luar debat, Muzani mengatakan, Prabowo sudah menyiapkan sejumlah data untuk menguatkan fakta bahwa ada kebocoran anggaran. Data inilah yang akan dimunculkan saat debat.
"Ya pasti akan diungkap," kata Muzani.
Muzani menilai, selama ini respons Jokowi atas kritik yang disampaikan Prabowo lebih sering negatif. Hal ini dinilai bukan sebagai sikap perlawanan, tapi sosok yang antikritik.
"Dengan kata-kata hoaks, fitnah, semburan kebohongan, dan seterusnya. Lah, terus bagaimana gitu loh. Menurut saya cara menjawab itu adalah cara menjawab menolak kritik," ucap Muzani.
Wakil Ketua MPR itu menyayangkan kebenaran yang diberikan kemudian dianggap hoaks, dan selalu dipertanyakan data dari mana. Selain itu, Muzani tak habis pikir ketika menemukan kesalahan diminta untuk melaporkan.
"Kita kan bukan lembaga yang mau mencari-cari kesalahan. Ini lembaga politik yang tentu saja kalau kita sampaikan kepada publik biar proses-proses lain yang menyelesaikan bukan kami yang melaporkan," pungkas Muzani.
Debat kedua akan dilaksanakan pada Minggu (17/2) di Hotel Fairmont, Jakarta Pusat. Tema debat akan seputar pangan, energi, sumber daya alam dan infrastruktur.
