Prabowo Berencana Ganti Nama BNN Jadi Badan Nasional Penanggulangan Narkotika

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Upacara HUT ke-81 TNI yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (5/10/2026). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Upacara HUT ke-81 TNI yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (5/10/2026). Foto: Dok. Istimewa

Presiden Prabowo Subianto berencana mengganti nama Badan Narkotika Nasional (BNN) menjadi Badan Nasional Penanggulangan Narkotika.

Hal itu disampaikan Prabowo acara penyerahan uang Rp 13,2 triliun dan lahan seluas 259 ribu hektare hasil kerja Satgas PKH di Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (6/10).

“BNN, badan melawan narkotika ya? Ya kita nanti akan perbaiki namanya ya. Badan Nasional Penanggulangan Narkotika,” kata Prabowo.

Namun, Prabowo tak menjelaskan secara rinci terkait alasan pergantian nama lembaga tersebut.

Menurutnya, BNN selama ini telah mengungkap jaringan hingga kampung narkoba yang ada di Indonesia.

“Juga telah berhasil memberantas puluhan jaringan-jaringan narkoba, puluhan kampung-kampung narkoba. Rupanya di Indonesia ini ada kampung-kampung narkoba, ada kampung narkoba,” ujarnya.

Prabowo merasa prihatin ketika ada petugas yang menjadi korban saat berusaha untuk menertibkan narkoba.

“Kalau petugas masuk petugas yang diserang. Sudah beberapa petugas kepolisian yang mati mau tertibkan narkoba,” ucap dia.