Prabowo Bertemu PM Australia di Sydney, Bahas Kerja Sama Ekonomi-Pertahanan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Prabowo Subianto berjabat tangan dengan PM Australia Anthony Albanese saat bahas tantangan regional dan latihan bersama di Canberra, Australia, Selasa (20/8/2024). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Prabowo Subianto berjabat tangan dengan PM Australia Anthony Albanese saat bahas tantangan regional dan latihan bersama di Canberra, Australia, Selasa (20/8/2024). Foto: Dok. Istimewa

Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan tete a tete dengan Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese di Kirribilli House, Sydney, Rabu (12/11).

Prabowo disambut langsung oleh PM Albanese di halaman depan salah satu kediaman resmi PM Australia tersebut.

Prabowo menandatangani buku tamu kenegaraan sebagai bentuk penghormatan diplomatik.

Setelah prosesi penyambutan, Prabowo dan Albanese berjalan bersama menuju sitting room untuk melaksanakan pertemuan empat mata. Pertemuan berlangsung tertutup.

Momen Presiden Prabowo Subianto disambut diaspora Indonesia saat bermalam di Kota Sydney, Australia, pada Selasa malam, 11 November 2025. Foto: Cahyo - Biro Pers Sekretariat Presiden

Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi kedua negara untuk memperdalam kerja sama di berbagai bidang, terutama di sektor ekonomi dan pembangunan, hubungan antar masyarakat, pertahanan dan keamanan, serta kemaritiman.

Selain memperkuat fondasi kemitraan yang telah terjalin selama lebih dari tujuh dekade, kedua pemimpin juga menaruh perhatian pada stabilitas kawasan indo-pasifik serta penguatan kapasitas industri strategis di tingkat bilateral.

Kmitraan Indonesia dan Australia yang sebelumnya di taraf Kemitraan Komprehensif berdasarkan Joint Declaration on Comprehensive Partnership pada 5 April 2005 ditingkatkan menjadi Comprehensive Strategic Partnership (CSP) saat kunjungan Perdana Menteri Australia ke Indonesia pada 31 Agustus 2018.