Prabowo Bicara Progres Kopdes Merah Putih: 2-3 Bulan Lagi Kita Resmikan 25 Ribu

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Prabowo Subianto memberikan sambuta saat menghadiri Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Prabowo Subianto memberikan sambuta saat menghadiri Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden

Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan, sebanyak 25.000 Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih akan diresmikan dalam dua hingga tiga bulan ke depan.

Sebelum itu, pemerintah lebih dulu menargetkan peresmian 1.000 Kopdes Merah Putih dalam waktu dekat.

“Sebentar lagi kita akan resmikan 1.000 Koperasi Merah Putih. Kemungkinan 2-3 minggu lagi. Sesudah itu 2-3 bulan lagi kita akan resmikan lebih dari 25.000 koperasi,” kata Prabowo saat groundbreaking 13 proyek hilirisasi nasional di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4).

Prabowo menegaskan, koperasi yang diresmikan bukan sekadar konsep di atas kertas, melainkan telah memiliki fasilitas fisik.

Menurut dia, gerai Kopdes Merah Putih dilengkapi gudang, cold storage, kendaraan operasional, hingga mesin pengering.

“Coba dibuka lah dalam sejarah, saya minta buka dalam sejarah. Buka dalam sejarah dunia, ada enggak 25.000 atau 30.000 koperasi bisa dibangun dan diselesaikan dalam satu tahun?” ujarnya.

Pekerja menyelesaikan pembangunan gerai Koperasi Kelurahan Merah Putih Margaluyu di area pasar yang mangkrak di Kota Serang, Banten, Jumat (17/4/2026). Foto: ANTARA FOTO/Angga Budhiyanto

Kopdes Merah Putih Bisa Serap 1,4 Juta Pekerja

Prabowo menambahkan, total Kopdes Merah Putih yang ditargetkan pemerintah mencapai 81.000 unit.

Ia memperkirakan jika setiap koperasi mempekerjakan 18 orang, maka program tersebut berpotensi menyerap sekitar 1,4 juta tenaga kerja.

“Saudara-saudara, kita jangan jadi bangsa yang rendah diri. Minder, minder, minder. Selalu bangsa asing yang hebat,” tandasnya.