Prabowo Buka Ratas di Posko Bencana Aceh: Bendungan-Jembatan Banyak yang Jebol

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Prabowo Subianto (kiri) berbincang dengan  Gubernur Aceh Muzakir Manaf (kanan) dan Bupati Bireuen Mukhlis (tengah) saat mengunjungi posko pengungsian bencana alam di Desa Belee Panah, Bireuen, Aceh, Minggu (7/12/2025). Foto: Irwansyah Putra/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Prabowo Subianto (kiri) berbincang dengan Gubernur Aceh Muzakir Manaf (kanan) dan Bupati Bireuen Mukhlis (tengah) saat mengunjungi posko pengungsian bencana alam di Desa Belee Panah, Bireuen, Aceh, Minggu (7/12/2025). Foto: Irwansyah Putra/ANTARA FOTO

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas (ratas) di posko terpadu penanganan bencana alam Aceh di Pangkalan Udara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Minggu (7/12).

Dalam pembukaannya, Prabowo mengatakan dirinya bersama pejabat daerah sempat meninjau kondisi di Bireuen. Ia menuturkan Kementerian PU dan TNI telah bekerja untuk memperbaiki jembatan Bailey.

"Diharapkan dalam 1 minggu ini sudah bisa beroperasi sehingga jembatan-jembatan selanjutnya bisa sudah mulai dibuka," kata Prabowo membuka ratas.

Selain itu, Prabowo juga menerima laporan bahwa banyak sawah yang rusak. Ia pun meminta agar hal itu dicatat untuk ditindaklanjuti oleh Menteri Pertanian.

"Kemudian saya dapat laporan kondisi memang cukup memprihatinkan ya, sawah juga banyak yang rusak, Menteri Pertanian ada di sini? Tidak ada ya? Itu dicatat aja," ucapnya.

Presiden Prabowo Subianto (ketiga kanan) didampingi Gubernur Aceh Muzakir Manaf (kanan) dan Bupati Bireuen Mukhlis (kedua kanan) menyapa pengungsi di posko pengungsian Desa Belee Panah, Bireuen, Aceh, Minggu (7/12/2025). Foto: Irwansyah Putra/ANTARA FOTO

Lebih lanjut, Prabowo juga mengatakan ada banyak bendungan dan perumahan yang hancur. Ia menuturkan hal itu perlu dibangun kembali.

"Kemudian bendungan-bendungan cukup banyak yang jebol, yang besar-besar maupun yang kecil-kecil, irigasi sangat penting. Kemudian gubernur dan para bupati melaporkan cukup banyak perumahan yang harus kita bantu untuk dibangun kembali," tandasnya.