Prabowo di Antara AHY dan Ijtima Ulama: Cari Yang Terbaik untuk Semua

kumparanNEWSverified-green

clock
google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Prabowo Subianto (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Prabowo Subianto (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)

Koalisi kubu Prabowo Subianto masih belum menemui titik temu soal cawapres. Partai koalisi seperti PAN dan PKS masih ngotot untuk memperjuangkan rekomendasi ijtima ulama GNPF terkait rekendasi capres-cawapres. Sementara Demokrat, meski tak memasang harga mati, berharap kadernya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) jadi pendamping Prabowo.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengatakan, ia akan memilih cawapres yang terbaik untuk rakyat.

“Kita cari yang terbaik untuk semua ya. Semua, yang penting itikad yang terbaik untuk rakyat dan bangsa Indonesia,” kata Prabowo di kediamannya, Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (3/8).

Prabowo tetap semangat untuk mengubah nasib rakyat Indonesia saat ini. Seperti yang sering ia ucapkan bahwa, kekayaan Indonesia lari ke luar negeri. Sehingga ia bersemangat untuk memperjuangkan kesejahteraan rakyat.

“Harus semangat untuk mengabdi kepada rakyat, harus semangat,” ujar Prabowo.

Sebelumnya meninggalkan rumahnya, Prabowo Subianto lebih dulu menerima dua tokoh partai dan nasional yaitu Sekjen Demokrat Hinca Panjaitan, Ketua Dewan Kehormatan Amien Rais, dan Rachmawati Soekarnoputri.

Namun, Prabowo enggan membeberkan isi pembicaraan ia dengan ketiga tokoh tersebut. Ia pun siap menerima dukungan dari semua pihak, termasuk Ketum Partai Berkarya Tommy Soeharto.

“Masa harus saya laporin sama kamu. Ya, tenang aja. Semua kita harap dukungan dari semua pihak. Semua pihak, ini kita harus selamatkan rakyat dan bangsa Indonesia,” tutup Prabowo.