Prabowo: Hukum Jangan Hanya untuk Mereka yang Punya Uang Banyak

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden RI, Prabowo Subianto memberikan paparan dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-19 Terkait KEM dan PPKF RAPBN 2027 di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Presiden RI, Prabowo Subianto memberikan paparan dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-19 Terkait KEM dan PPKF RAPBN 2027 di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan bahwa hukum tidak boleh berpihak pada kalangan tertentu saja, terutama mereka yang mempunyai banyak uang. Dia menegaskan bahwa hukum dan keadilan harus menjangkau semua kalangan masyarakat.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam pidatonya saat Rapat Paripurna ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026 di Gedung DPR pada Rabu (20/5).

"Negara di mana hukum berlaku adil untuk semua. Terutama menjamin keadilan bagi yang paling tidak berdaya. Jangan hukum yang adil, hanya untuk mereka yang kuat dan mereka yang punya uang banyak," kata Prabowo.

Suasana Rapat Paripurna DPR RI ke-19 Terkait KEM dan PPKF RAPBN 2027 di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden

Dalam paparannya, Prabowo mengaku ingin mewujudkan warga negara Indonesia yang hidup dengan rukun dan damai.

"Kita ingin Indonesia yang Gemah Ripah Loh Jinawi Toto Tentrem Kerto Raharjo," kata Prabowo.

"Kita ingin mewujudkan cita-cita nenek moyang kita. Negeri yang baldatun toyyibatun warobbun ghofur. Negeri yang makmur, baik, dan selalu mendapat ampunan dan anugerah dari Allah SWT Tuhan Maha Besar, Tuhan Maha Kuasa," sambungnya.

Menurut dia, Indonesia mempunyai modal yang kuat untuk mewujudkan hal tersebut.