Prabowo Janji Naikkan Pangkat Kapolda-Pangdam Jika Mampu Atasi Karhutla Riau

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat penanganan karhutla di Posko Aju, Provinsi Riau, Senin (24/8/2026). Foto: Muchlis Jr/Biro Pers Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat penanganan karhutla di Posko Aju, Provinsi Riau, Senin (24/8/2026). Foto: Muchlis Jr/Biro Pers Sekretariat Presiden

Presiden Prabowo Subianto berjanji akan menaikkan pangkat Pangdam Riau Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo dan Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan ketika mereka berhasil menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Provinsi Riau. Menurutnya, ini menjadi bentuk apresiasi atas kinerja jajaran aparat.

Hal ini disampaikan Prabowo ketika memimpin rapat penanganan karhutla di Posko Aju, Riau, Senin (24/8).

"Saya kira ini sesuatu yang baik, mungkin kita catat untuk disampaikan ke daerah-daerah lain cara penanganan ini. Langkah-langkah kegiatan preventif kalian juga cukup bagus," kata Prabowo.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo sempat menanyakan lama Agus dan Herry menjabat dan bertugas di Riau.

"Pangdam sudah berapa lama di sini?" tanya Prabowo

Keduanya pun menjawab. Agus mengaku tengah menjabat sebagai Pangdam Riau selama setahun, sementara Herry menjadi Kapolda Riau selama satu tahun lebih.

"Siap, 1 tahun," jawab Pangdam Agus.

"Kapolda?" tanya Prabowo.

Kepala Kepolisian Daerah Riau, Herry Heryawan saat rapat penanganan karhutla di Posko Aju, Provinsi Riau, Senin (24/8/2026). Foto: Muchlis Jr/Biro Pers Sekretariat Presiden

"Siap, baru 17 bulan, eh baru 1 tahun lebih, Bapak," jawab Kapolda Riau.

Prabowo pun meminta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mencari kenaikan jabatan untuk mereka. Kenaikan jabatan ini baru diberikan usai keduanya berhasil menangani karhutla di Riau.

"Coba carikan jabatan supaya mereka bisa naik. Ya, selesai dulu. Ya kalau begitu 900 (hektare karhutla) selesai, Panglima TNI, Kapolri," tuturnya.

Prabowo pun mengeklaim dirinya sebagai sosok yang apa adanya. Di mana, ia tak ragu memberikan apresiasi kepada pihak yang bekerja dengan baik dan tidak ragu mengkritik mereka yang nakal.

"Saya bukan apa-apa, saya kalau, Anda tahu saya kan... kalau enggak beres aku juga bicaranya juga ketus ya. Tapi kalau bagus saya bicara bagus," ungkapnya.