Prabowo Kenang Kwik Kian Gie: Beberapa Hari Lalu Masih Kirim WA, Kasih Nasihat

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Prabowo Subianto melayat ke rumah duka mantan Menko Ekonomi, Keuangan dan Industri Kwik Kian Gie di Rumah Duka Sentosa, Kompleks RSPAD, Jakarta Pusat, Rabu (30/7/2025). Foto: Zamachsyari/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Prabowo Subianto melayat ke rumah duka mantan Menko Ekonomi, Keuangan dan Industri Kwik Kian Gie di Rumah Duka Sentosa, Kompleks RSPAD, Jakarta Pusat, Rabu (30/7/2025). Foto: Zamachsyari/kumparan

Presiden Prabowo Subianto melayat jenazah ekonom senior Kwik Kian Gie di Rumah Duka RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Rabu (30/7).

Prabowo mengenang sosok Kwik sebagai tokoh bangsa yang kerap memberi nasihat. Bahkan Prabowo masih mengirimkan pesan bersama almarhum melalui WhatsApp beberapa hari sebelum wafat.

"Saya merasa dekat sama beliau, beliau banyak kasih nasihat ke saya bahkan beberapa hari yang lalu pun ngirim WA ya, memberi saran-saran, beliau masih terus memberi WA," ujar Prabowo kepada wartawan.

Presiden Prabowo Subianto melayat ke rumah duka mantan Menko Eknomi, Keuangan dan Industri Kwik Kian Gie di Rumah Duka Sentosa, Kompleks RSPAD, Jakarta Pusat, Rabu (30/7/2025). Foto: Zamachsyari/kumparan

Prabowo menyebut. kepergian Kwik merupakan kehilangan besar bagi bangsa Indonesia. Menurutnya, almarhum merupakan tokoh yang sangat berjasa dan konsisten memperjuangkan ekonomi berbasis Pancasila.

"Ya saya datang hanya untuk menghormati, berbelasungkawa terhadap tokoh bangsa yang sangat berjasa, pemikiran-pemikiran beliau sangat mempertahankan ekonomi Pancasila, ekonomi Pasal 33, beliau tokoh sangat luar biasa," ujar dia.

Ia menambahkan, kepergian Kwik Kian Gie merupakan duka bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Saya kira itu yang bisa saya sampaikan ya, kita, Indonesia kehilangan putera terbaik," tutupnya.

Kwik Kian Gie usai di periksa KPK Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan

Kwik Kian Gie meninggal dunia pada Senin (28/7). Almarhum dikenal sebagai tokoh yang lurus dan vokal dalam menyampaikan pendapatnya, terutama dalam isu-isu ekonomi dan kebijakan publik.

Semasa hidup, ia sering menyuarakan kritik tajam terhadap kebijakan pemerintah, baik ketika ia berada di dalam pemerintahan maupun setelah tidak lagi menjabat.