Prabowo Kunker ke Arab Saudi, Bahas Kampung Haji

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Momen Presiden Prabowo Subianto bertolak untuk kunjungan luar negeri bertolak dari Base Ops TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (1/7/2025). Foto: Luthfi Humam/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Momen Presiden Prabowo Subianto bertolak untuk kunjungan luar negeri bertolak dari Base Ops TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (1/7/2025). Foto: Luthfi Humam/kumparan

Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Arab Saudi dalam rangka lawatan luar negeri. Ia bertolak dari Base Ops TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta pada Selasa (1/7).

Prabowo terbang menggunakan pesawat kepresidenan PK-GRD yang biasa ia gunakan. Pantauan di lokasi, pesawat mulai tinggal landas sekitar pukul 15.30 WIB.

Tampak sejumlah pejabat mengiringi Prabowo menuju tangga pesawat. Mereka adalah Wapres Gibran Rakabuming Raka, Mensesneg Prasetyo Hadi, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, dan Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya.

Momen Presiden Prabowo Subianto bertolak untuk kunjungan luar negeri bertolak dari Base Ops TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (1/7/2025). Foto: Luthfi Humam/kumparan

Sebelum menaiki pesawat, Prabowo sempat meninjau peragaan defile dari Taruna Akademi Militer. Dalam momen itu, Prabowo sempat berbincang beberapa saat bersama Dasco dan juga Gibran.

Diketahui dalam lawatan ke Saudi, salah satu menteri yang mendampingi Prabowo adalah Menteri Agama Nasaruddin Umar.

Rencananya Presiden Prabowo akan bertemu dengan pemerintah Kerajaan Arab Saudi untuk membahas tentang penyelenggaraan haji. Termasuk, salah satunya rencana pembangunan perkampungan haji Indonesia di Makkah, Arab Saudi.

"Kami akan bertolak ke Jeddah mendampingi Bapak Presiden untuk membicarakan persoalan haji. Salah satu agendanya adalah rencana pembangunan perkampungan haji Indonesia di Makkah," ujar Menag dalam rilis yang diterima kumparan, Selasa (01/07/2025).

Menurut Nasaruddin, pembangunan perkampungan haji dan umrah menjadi langkah strategis mengingat besarnya jumlah jemaah Indonesia yang beribadah ke Tanah Suci setiap tahunnya.

“Kita bisa bayangkan, 1,5 juta orang umrah setiap tahun dan lebih dari 220 ribu orang menunaikan ibadah haji. Sudah saatnya Indonesia memiliki gagasan konstruktif untuk mendukung pelayanan jemaah secara jangka panjang,” sambungnya.