Prabowo Lantik Irjen Suyudi Ario Seto Jadi Kepala BNN

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Irjen Suyudi Ario Seto saat menjabat Wakapolda Metro Jaya. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Irjen Suyudi Ario Seto saat menjabat Wakapolda Metro Jaya. Foto: Dok. Istimewa

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melantik Irjen Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) di Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Senin (25/8).

Suyudi Ario Seto menggantikan Irjen Marthinus Hukom.

Pelantikan Kepala BNN dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 118 TPA tahun 2025 tentang pemberhentian dan pengangkatan dari dan dalam jabatan tinggi utama di lingkungan Badan Narkotika Nasional. Saat pelantikan, Suyudi juga didampingi sang istri, Dewi Yuali.

"Saya berjanji bahwa saya akan setia dan taat kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara," ujar Presiden Prabowo mendiktekan sumpah jabatan.

Suyudi Ario Seto adalah perwira polisi berbintang dua yang sebelumya bekerja sebagai Pati Bareskrim Polri (penugasan luar struktur) setelah tidak lagi menjabat sebagai Kapolda Banten per 5 Agustus lalu.

Presiden Prabowo Subianto melantik Pejabat Negara, serta Upacara Penganugerahan TKRI di Istana Negara, Jakarta, Senin (25/8/2025). Foto: Youtube/Sekretariat Presiden

Dalam acara pelantikan ini turut hadir, Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya, Mensesneg Prasetyo Hadi, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menko PM Abdul Muhaimin Iskandar, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Hadir pula, Menag Nasaruddin Umar, Menlu Sugiono, Mentan Amran Sulaiman, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Mensos Saifullah Yusuf, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Menkomdigi Meutya Hafid, Menbud Fadli Zon, Wamentan Sudaryono, dan Wamenkomdigi Angga Raka Prabowo.