Prabowo Mau Kirim 200 Pompa Air-Dana Rp 200 M Buat Tangani Karhutla di Tj Puting

Presiden Prabowo Subianto bakal mengirimkan ratusan pompa air untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah. Ia juga akan mengirimkan dana tambahan untuk memperlancar proses penanganan.
Hal itu disampaikan Prabowo dalam rapat terbatas terkait karhutla yang digelar secara hybrid di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (12/10).
Awalnya, Prabowo menerima laporan dari Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, terkait kondisi terkini karhutla di Tanjung Puting. Zainul juga mengungkap beberapa kendala yang dialami, salah satunya terkait kekurangan pompa air.
"Untuk saat ini kita masih kekurangan Alkon saja, Bapak. Untuk selang dan sebagainya itu masih cukup, hanya beberapa Alkon saja. Tapi tadi juga saya sudah koordinasi dengan Gubernur Kalteng. Itu sudah lagi menyiapkan juga, Bapak. Mudah-mudahan ini bisa cepat datang karena memang kadang-kadang Alkon ini, alat pompa ini, sangat terbatas di Kalteng, Bapak, sehingga memang mesti didatangkan dari Jawa," kata Zainul.
Prabowo lalu bertanya mengenai jumlah pompa yang dibutuhkan. Zainul bilang, 50 unit pompa sudah cukup untuk melakukan pemadaman.
"Berapa kau butuh pompa air? 50?" tanya Prabowo.
"50 cukup, Bapak," ujar Zainul.
"Saya kirim 200," kata Prabowo.
"Siap. Terima kasih, Bapak," timpal Zainul.
Selain itu, Zainul juga melaporkan kendala terkait pembukaan sumur bor yang nantinya akan digunakan untuk pemadaman. Kendala terjadi karena hanya ada 2 tim pengebor yang bisa dikirim karena kesulitan medan.
Prabowo lantas ingin membantu dengan mengirimkan dana yang bisa digunakan untuk membayar tim-tim pengebor lainnya.
"Satu tim bor bisa kau bikin di situ? Pompanya kan dari kita, timnya kan bisa rakyat setempat kali ya?" tanya Prabowo.
"Nanti kita cari, Bapak, untuk timnya," jawab Zainul.
"Satu lubang bor, berapa biaya untuk bayar upahnya?" tanya Prabowo lagi.
"Kalau biaya itu di lokasi, di daerah sini kurang lebih Rp 10 juta, Bapak, per titik, Bapak," ungkap Zainul.
"Oke. Saya kirim Rp 2 miliar, 200 titik," timpal Prabowo.
Kondisi Terkini di Tanjung Puting
Dalam laporannya, Zainul memaparkan, karhutla di Tanjung Puting menjadi perhatian dunia. Sebab, saat ini saja, ada 247 wisatawan mancanegara yang tengah berada di sana.
Kemudian, menurut dia, titik api yang menyebabkan kebakaran di sana kondisinya menyebar.
"Saya sudah menunjuk beberapa anggota untuk meninjau lokasinya. Itu lokasinya memang sangat terpencar, Bapak. Sangat terpencar wilayahnya, dan wilayah rawa," ungkap Zainul.
Selain itu, kendala juga ditemukan karena masih banyaknya hewan buas penghuni hutan di sana.
"Kemudian bukan hanya orang utan saja, Bapak, yang ada di dalam. Itu masih banyak binatang-binatang buas, Bapak, termasuk buaya itu juga masih ada, ular, dan sebagainya. Oleh karena itu, memang ini menjadi perhatian sendiri, Bapak. Untuk masuk ke sana itu mesti hati-hati," jelas Zainul.
