Prabowo Mau Terapkan Long Distance Education: Pakai Guru Terbaik, Kita Seleksi

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Prabowo Subianto di SRMA 10 Jakarta Selatan pada Kamis (11/9/2025). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Prabowo Subianto di SRMA 10 Jakarta Selatan pada Kamis (11/9/2025). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan

Presiden Prabowo Subianto menekankan, seluruh anak-anak Indonesia harus mendapatkan pendidikan yang layak dan fasilitas mumpuni. Termasuk menerapkan long distance education.

Ke depan, pendidikan juga harus menggunakan bantuan teknologi. Jika tidak, Indonesia akan makin tertinggal dengan bangsa lain.

"Anak-anak kita harus mengalami pendidikan dengan fasilitas yang bagus. Kita tidak boleh ketinggalan dengan bangsa lain. Itu cita-cita kita insyaallah kita capai itu," kata Prabowo usai meninjau Sekolah Rakyat 10 di Jakarta Selatan, Kamis (11/9).

Prabowo mengatakan, investasi kepada dunia pendidikan harus besar. Seluruh anak Indonesia wajib mendapatkan pendidikan dan fasilitas terbaik.

"Kalau perlu kita intervensi, kita bantu kita bantu kita bantu," ucap Prabowo.

"Jadi sekarang kita all out, kita mau hemat, kita mau selamatkan sumber daya kita, kita harus berantas korupsi. Sisa uang yang begitu banyak kita investasi kepada pendidikan, anak-anak kita masa depan kita," ujarnya.

Mensos Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memberikan arahan dalam konsolidasi penyelenggaraan Sekolah Rakyat di Sekolah Rakyat Menengah Atas 19 Bantul, Selasa (9/9/2025). Foto: Kemensos RI

Terkait penggunaan teknologi, Prabowo mengatakan nantinya semua sekolah di RI akan menggunakan 1 unit layar pintar. Ia berharap 1 sekolah bisa memiliki 3 layar pintar.

"Sekarang kita juga sudah sebarkan tapi baru mampu 1 sekolah 1 layar digital pintar, smart digital screen. Baru mampu 1 sekolah 1. Tahun ini kita harapkan 330 ribu sekolah akan dapat. November 10, saya dapat laporan 100 ribu sekolah akan dapat, sekarang baru 10 ribu. November 10 100 ribu. Tahun depan kita tambah 1 sekolah 3 layar, idealnya nanti satu kelas 1 layar," kata Prabowo.

Mensos Saifullah Yusuf (Gus Ipul) meninjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 14 Batu yang berlokasi di UPT Perlindungan & Pelayanan Sosial Petirahan Anak Batu, Jawa Timur, Senin (8/9/2025). Foto: Kemensos RI

Prabowo menjelaskan, keberadaan layar pintar di sekolah memungkinkan pembelajaran jarak jauh (long distance education) dengan memanfaatkan guru-guru terbaik.

"Di situ pelajaran-pelajaran dengan konten yang terbaik animasi dan kita bisa long distance education, karena apa? Untuk membantu daerah-daerah terluar terpencil juga daerah-daerah di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi yang gurunya kurang, atau guru penatarannya terbatas," kata Prabowo.

"Ada guru-guru terbaik tiap mata pelajaran, kita akan seleksi 20-30 guru terbaik akan siaran dari studio jarak jauh. Berarti secara teoritis guru ini bisa bantu semua kelas di seluruh Indonesia," tandas dia.