Prabowo Minta Kepala Daerah Tak Main-Main dengan Kebijakan: 2026 Cek Kembali

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutan saat melaksanakan jamuan makan malam retreat kepala daerah di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (27/2/2025). Foto: Dok. BPMI Setpres
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutan saat melaksanakan jamuan makan malam retreat kepala daerah di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (27/2/2025). Foto: Dok. BPMI Setpres

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengatakan Presiden Prabowo Subianto memerintahkan kepala daerah agar serius dan bebas korupsi.

Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan arahan di penutupan retreat kepala daerah dan wakilnya di Akmil, Magelang, Jumat (28/2).

Tidak boleh lagi main-main dengan kebijakan. Semua harus serius dan bebas korupsi," kata Cak Imin mengutip pernyataan Prabowo.

Cak Imin menjelaskan, tahun depan hasil dari retreat kepala daerah ini juga akan dievaluasi.

"Arahan yang harus dijalankan semua pihak (termasuk) menteri dan seluruh gubernur, Pak Prabowo minta 2026 cek kembali apakah sudah terlaksana atau belum," katanya.

Sejumlah kepala daerah melaksanakan jamuan makan malam saat retreat kepala daerah di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (27/2/2025). Foto: Dok. BPMI Setpres

Cak Imin mengatakan ada pula tema-tema umum yang menurut Cak Imin mudah dilaksanakan kepala daerah. Salah satunya soal membersihkan sampah-sampah spanduk.

"Menjaga kebersihan seluruh wilayah, tidak lagi kota kita dipenuhi baliho dan spanduk yang sudah sangat membosankan gitu misalnya," katanya.

"Jadi kita semua diharapkan bersatu-padu membersihkan kota dari sampah-sampah politik spanduk-spanduk itu," ujar dia.

Alat peraga kampanye (APK) Pemilu 2024 terpasang di jembatan penyeberangan orang (JPO) di Salemba, Jakarta Pusat. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan