Prabowo Minta Menteri Kurangi Kegiatan Seremonial dan Perjalanan ke Luar Negeri

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

Presiden Prabowo Subianto melakukan sikap hormat saat upacara pengucapan sumpah jabatan Ketua Mahkamah Agung terpilih periode 2024-2029 Sunarto di Istana Negara, Jakarta, Selasa (22/10/2024). Foto: Sigid Kurniawan/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Prabowo Subianto melakukan sikap hormat saat upacara pengucapan sumpah jabatan Ketua Mahkamah Agung terpilih periode 2024-2029 Sunarto di Istana Negara, Jakarta, Selasa (22/10/2024). Foto: Sigid Kurniawan/ANTARA FOTO

Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menggelar sidang kabinet paripurna perdana di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (23/10).

Dalam pidatonya, Prabowo meminta kepada jajaran menterinya untuk kembali menelusuri alokasi APBN dan mempelajari kembali Daftar Isian Pelaksana Anggaran (DIPA).

"Saya minta Menteri Keuangan, saya minta semua Menko, saya minta semua menteri telusuri lagi alokasi APBN. Pelajari lagi DIPA, pelajari lagi," kata Prabowo.

Presiden Prabowo Subianto (kanan) melantik menteri dan kepala lembaga tinggi negara Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Senin (21/10/2024). Foto: Sigid Kurniawan/ANTARA FOTO

Karenanya, Prabowo meminta kepada seluruh menteri untuk mengurangi kegiatan yang bersifat seremonial hingga perjalanan luar negeri.

"Saya minta detail kegiatan-kegiatan yang terlalu seremonial, terlalu banyak seminar, terlalu banyak sarasehan, terlalu banyak konferensi, terlalu banyak perjalanan luar negeri, mohon dikurangi," ujarnya.

Fokus kita adalah pembangunan kesejahteraan ekonomi. Jangan ada studi banding belajar Pramuka ke negara lain, saya minta efisien," ucap Prabowo.

Rapat kabinet ini berlangsung tertutup. Wartawan hanya disetelkan pengarahan awal Prabowo melalui televisi yang diletakkan di kawasan pilar Istana Presiden, Jakarta.