Prabowo Minta TNI-Polri Bantu Didik 70 Ribu Polisi Hutan: Alam Kita Berat

Presiden Prabowo Subianto meminta agar TNI dan Polri bisa membantu melakukan pelatihan terhadap 70 ribu polisi hutan yang akan dikerahkan. Ia menilai, ini perlu dilakukan sebab menjaga alam Indonesia butuh kerja ekstra.
Hal itu disampaikan Prabowo dalam rapat terbatas terkait karhutla yang digelar secara hybrid di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (12/10).
"(Polisi hutan) dari Kemenhut yang hanya 20.000, ya. Ya, kalau nggak, ya, minta dilatihlah oleh polisi atau oleh tentara. Namanya aja polisi hutan. Ya kan? Kapolri nanti bisa bantu, ya, didik polisi hutan, ya. Iya. Alam kita berat," kata Prabowo.
Ia juga menyoroti jumlah polisi hutan yang saat ini dinilai terlalu sedikit dibanding luasan hutan Indonesia. Karena itu, Prabowo juga mau jumlah polisi hutan ditambah.
"Karena itu, tolong sampaikan ke MenPAN RB, ya, kalau memang saya minta 70.000 polisi hutan, itu karena ada maksud untuk menjaga hutan-hutan kita," ungkap dia.
Namun demikian, Prabowo mengaku bangga dengan kinerja seluruh instansi yang berjibaku memadamkan karhutla.
"Tapi dari ratusan ribu (hektare), (yang terbakar) berapa minggu lalu kita sekarang di bawah 1.000 (hektare). Saya kira ini kalau nggak kita turun tangan secara besar-besaran, nggak bisa. Apalagi nanti kita mau adakan mitigasi kan, ke depan," tuturnya.
