Prabowo Pamer Keberhasilan Pertanian Indonesia ke PM Fiji

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto beserta jajaran menteri Kabinet Merah Putih menerima kunjungan resmi Perdan Menteri (PM) Republik Fiji Sitiveni Rabuka di Istana Merdeka, Kamis (24/4). Foto: Zamachsyari/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto beserta jajaran menteri Kabinet Merah Putih menerima kunjungan resmi Perdan Menteri (PM) Republik Fiji Sitiveni Rabuka di Istana Merdeka, Kamis (24/4). Foto: Zamachsyari/kumparan

Presiden Prabowo Subianto memamerkan sejumlah keberhasilan Indonesia di sektor pertanian dalam pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Republik Fiji, Sitiveni Rabuka, di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (24/4).

Dalam pertemuan tersebut, Prabowo mengungkapkan bahwa Indonesia telah banyak belajar dari pengalaman masa lalu sehingga sekarang menikmati kemajuan.

"Saya pikir kami juga telah belajar dari pengalaman kami sendiri. Kami telah belajar dari kesalahan kami tetapi sekarang kami memiliki perkembangan yang sangat menjanjikan di bidang pertanian. Kami telah mengembangkan benih tanaman baru, tanaman yang terbukti sangat berhasil," kata Prabowo.

Ia kemudian menjelaskan salah satu keberhasilan Indonesia dalam meningkatkan produktivitas kedelai secara signifikan.

"Misalnya, di Indonesia selama bertahun-tahun, produktivitas kedelai sangat rendah. Mungkin satu hektare hanya menghasilkan satu ton, 1,2 ton. Sekarang kita punya kedelai yang menghasilkan lebih dari 2,5 ton, mungkin bisa bersaing dengan standar internasional," jelasnya.

Tak hanya kedelai, Indonesia juga tengah mengembangkan benih gandum yang bisa tumbuh di tanah tropis, serta benih-benih baru untuk padi dan jagung.

Presiden Prabowo Subianto meninjau lahan pertanian di Desa Telaga Sari, Distrik Kurik, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Minggu (3/11/2024). Foto: Rusman/Biro Pers Sekretariat Presiden

"Juga gandum, kami berusaha untuk terus mengembangkan gandum, galur gandum yang bisa ditanam di Indonesia, yang sangat sulit pada tahun-tahun sebelumnya. Juga benih baru padi, benih baru jagung," katanya.

"Kami juga sekarang memiliki teknologi yang baik dan praktik yang baik dalam mengubah rawa dan paya menjadi penghasil tanaman yang produktif," tambah Prabowo.

Selain itu, Prabowo membuka peluang bagi pemuda Fiji untuk belajar langsung tentang inovasi pertanian di Indonesia.

"Jadi di sini saya pikir ini adalah bidang yang mungkin bisa kita, karena kita memiliki iklim tropis yang sama, yang mungkin bisa memberi manfaat bagi sebagian anak muda anda jika mereka datang ke Indonesia untuk belajar di sini," ujarnya.

"Kami membuka pintu kami untuk Fiji. Seperti yang saya katakan, kami ingin bekerja sama sebaik-baiknya dengan anda," pungkas dia.