Prabowo: Pejabat Tak Sanggup Bekerja Segera Mundur Sebelum Saya Berhentikan

Presiden Prabowo Subianto menegaskan untuk para pejabat maupun pemangku kebijakan yang tak sanggup menjalankan tugas untuk mundur dari jabatannya.
Prabowo kembali mengingatkan semua pejabat untuk setia kepada negara. Pejabat yang sudah tidak sanggup menjalankan tugas dengan baik lebih baik mundur.
“Mereka-mereka yang tidak setia kepada negara akan kita singkirkan dengan tidak ragu-ragu tanpa memandang bulu, tanpa melihat keluarga siapa, partai mana, suku mana yang tidak setia kepada negara yang melanggar Undang-undang yang melanggar Undang-undang dasar akan kita tindak,” kata Prabowo saat berikan amanat dalam Upacara Hari Peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila pada Selasa (2/6).
Semua penyelewengan, semua kebocoran harus berhenti, semua pejabat yang tidak mampu melaksanakan tugas lebih baik mundur sebelum saya berhentikan."
--Presiden Prabowo Subianto.
Prabowo menyadari tidak mudah menjalankan pemerintahan. Saat ini, bagi Prabowo masih banyak elite negeri yang tidak perlu diperbaiki.
“Saya sebagai Presiden Republik Indonesia melihat masih terlalu banyak penyelewengan, masih terlalu banyak korupsi, masih terlalu banyak manipulasi yang dilaksanakan justru di tubuh pemerintahan, di tubuh kekuasaan,” lanjutnya.
Karena itu, Prabowo kembali mengingatkan semua pejabat untuk bekerja dengan baik. Bila tak sanggup segera mundur.
Upacara hari lahir Pancasila digelar di Gedung Pancasila Kemlu, Jakarta. Sejumlah pejabat hadir mulai Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Dewan Pengarah BPIP Megawati Soekarnoputri, Wapres ke-6 Try Sutrisno, Wapres ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla.
Ada pula Ketua MPR Ahmad Muzani dan para wakil ketua MPR. Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin dan para wakil.
Juga anggota Kabinet Merah Putih.
