Prabowo: Pemilu Harus Dijalankan Jujur, Sebersih-bersihnya, Tanpa Kecurangan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Capres Prabowo saat menghadiri Musyawarah Kerja Nasional Majelis Ulama Indonesia (MUI) ke-III di Jakarta, Sabtu (2/12/2023). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Capres Prabowo saat menghadiri Musyawarah Kerja Nasional Majelis Ulama Indonesia (MUI) ke-III di Jakarta, Sabtu (2/12/2023). Foto: Dok. Istimewa

Prabowo Subianto, capres dari Koalisi Indonesia Maju menegaskan bahwa, pemilihan umum (pemilu) harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan menjunjung tinggi kejujuran.

"Kita semua berkepentingan untuk melaksanakan pemilu dengan sebaik-baiknya, dengan sejujur-jujurnya, dengan sebersih-bersihnya tanpa kecurangan sedikitpun," kata Prabowo saat menghadiri Mukernas III MUI 2023 di Ancol, Jakarta, Sabtu (2/12).

Ia menilai, pemilu penting dilakukan sebagai cermin dari kedaulatan rakyat Indonesia. Sebab, kata Prabowo, rakyatlah yang memegang kekuasaan dan memutuskan dalam pesta demokrasi di tanah air.

"Pemilihan umum adalah kedaulatan rakyat, rakyat yang memegang kekuasaan.Tanpa pemilihan umum, sulit untuk mengatakan rakyat berdaulat," ujar dia.

Prabowo pun mengingatkan bahwa negara, layaknya sebuah kapal, tidak mampu bergerak sendiri. Sebuah negara hebat, dilapisi oleh pemimpin-pemimpin yang mampu menjaga kedaulatan dan keamanan dari segala ancaman.

"Nakhoda tidak bisa kerja sendiri, tidak ada kapal yang bisa dinakhodai satu orang. Nakhoda dibantu oleh awak kapal. Jadi kalau sebuah bangsa ingin berhasil harus bisa menjaga kedaulatannya. Jangan sampai diobrak-abrik, ditindas, dibom, diduduki dan diusir dari tanahnya," pungkas dia. (LAN)