Prabowo Perintahkan Penanganan Bencana Sumatera Jadi Prioritas Nasional
·waktu baca 2 menit

Presiden Prabowo Subianto meminta seluruh Kabinet Merah Putih fokus pada penanganan bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar.
Prabowo menegaskan, penanganan bencana Sumatera merupakan prioritas nasional. Anggaran dan logistik sudah dipersiapkan.
“Bapak Presiden telah memimpin langsung koordinasi seluruh kementerian lembaga, TNI dan Polri, dan juga pemerintah daerah serta BUMN,” kata Menko PMK Pratikno dalam konferensi pers tentang perkembangan penanggulangan bencana Sumatra di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta pada Rabu (3/12).
Bapak Presiden memberikan instruksi agar situasi ini diperlakukan sebagai prioritas nasional, termasuk jaminan bahwa dana dan logistik nasional tersedia secara penuh, secara total."
--Menko PMK Pratikno
Pratikno mengatakan, Prabowo memberi instruksi kepada jajarannya untuk bertindak secara responsif dalam penyelamatan korban, distribusi bantuan, dan pemulihan berbagai fasilitas yang lumpuh.
“Artinya, terus dilakukan penanganan nasional dengan mengerahkan sumber daya maksimal pemerintah pusat dari seluruh kementerian dan lembaga, baik itu BNPB, termasuk juga luar biasa dari TNI dan Polri,” paparnya.
Selain itu, pemerintah terus mengimbau kewaspadaan akan masih adanya potensi cuaca ekstrem.
“Pemerintah juga terus waspada dan siap siaga karena BMKG sudah menyampaikan ada potensi hujan lebat, bahkan sangat lebat sampai akhir tahun ini, termasuk di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Jawa, Kalimantan, Maluku, dan Papua,” pungkasnya.
Dalam konferensi pers itu, hadir Mensesneg Prasetyo Hadi, Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya, Mendagri Tito Karnavian, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak, KSAL Laksamana Muhammad Ali, dan KSAU Marsekal Tonny Harjono.
