Prabowo: Pertama Kali Biaya Haji Turun, Itu pun Saya Belum Puas
·waktu baca 2 menit

Presiden Prabowo Subianto kembali mengingatkan pentingnya efisiensi anggaran. Berbagai efisiensi sudah dilakukan dan pelaksanaannya juga sudah bisa dilaksanakan, misalnya penurunan biaya haji.
"Kita semua kerja untuk efisiensi di semua bidang. Mungkin pertama kali dalam sejarah Republik juga kita turunkan harga naik haji," kata Prabowo usai meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Jatigede di Sumedang, Jawa Barat, Senin (20/1).
Prabowo menegaskan, pemerintah tengah menggalakkan efisiensi di berbagai bidang. Penurunan biaya haji bisa jadi contoh. Itu pun tak membuat Prabowo puas.
Itu pun saya belum puas, saya perintahkan cari lagi kesempatan, cari lagi peluang untuk turunkan harga terus. Efisiensi, efisiensi, efisiensi.
--Presiden Prabowo Subianto.
Prabowo menegaskan, menteri kabinet Merah Putih bekerja siang malam untuk rakyat. Malam tahun baru pun semua menteri bekerja.
"Alhamdulillah, akhir tahun, tahun baru, berjalan dengan baik. BBM terkendali, harga pangan terkendali. Harga-harga pesawat bisa turun pertama kali dalam sejarah Republik," ujar Prabowo.
Meski ada pencapaian yang membanggakan, Prabowo menekankan bahwa tujuan pemerintah bukanlah untuk mencari penilaian baik, melainkan benar-benar memberikan yang terbaik bagi masyarakat.
"Kita optimis, saya sudah lihat buktinya, saya sudah lihat kemampuan kita yang real. Kita akan melakukan pembangunan transformasi ini sungguh-sungguh. Dan kita akan bekerja dengan sangat cepat, kita akan bekerja dengan sangat luar biasa," ucap dia.
Biaya Penyelenggara Ibadah Haji (BPIH) 2025 ditetapkan sebesar Rp 89.410.258,79. Biaya ini turun Rp 4 juta jika dibandingkan tahun 2024, yakni Rp 93.410.286.
