Prabowo Pimpin Sidang Kabinet: Kita Evaluasi Apa yang Sudah Dikerjakan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Prabowo Subianto saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jumat (13/3/2026). Foto: YouTube/Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Prabowo Subianto saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jumat (13/3/2026). Foto: YouTube/Sekretariat Presiden

Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7) sore. Sidang tersebut digelar untuk mengevaluasi kinerja pemerintah menjelang dua tahun masa pemerintahan Prabowo.

Prabowo mengatakan, Sidang Kabinet Paripurna digelar pada pertengahan 2026 menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus.

"Sudah secara tradisi Presiden Republik Indonesia menyampaikan sambutan beberapa hari sebelum 17 Agustus untuk menyampaikan kepada seluruh bangsa dan negara apa yang sudah dikerjakan selama 1 tahun kerja itu," kata Prabowo mengawali sambutannya.

Suasana Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7). Foto: Zamachsyari/kumparan

Prabowo mengatakan, kurang dari tiga bulan lagi pemerintahannya akan memasuki usia dua tahun sejak dirinya dilantik sebagai Presiden pada 20 Oktober 2024.

"Tentunya kita laksanakan kabinet paripurna ini untuk kita evaluasi apa yang sudah kita kerjakan. Dan saudara-saudara, saya kira tidak hanya saudara-saudara tapi saya sendiri, di tahun-tahun ini menjelang kita 2 tahun kita telah bekerja dengan sangat keras dan sangat padat dan sangat cepat," ujarnya.

Prabowo menilai, intensitas kerja yang tinggi terkadang membuat pemerintah tidak sepenuhnya menyadari berbagai capaian yang telah diraih selama hampir dua tahun pemerintahannya.

"Kadang-kadang dengan kita bekerja sangat keras, dengan kita bekerja sangat padat, kita sendiri tidak terlalu menyadari berapa banyak yang telah kita capai dalam 2 tahun pertama kita. Karena kita menghadapi masalah yang sangat besar. Kita menghadapi dunia yang penuh pergolakan dan juga kita menghadapi kenyataan-kenyataan pahit yang harus kita akui merupakan tantangan kita bersama," paparnya.