Prabowo Pimpin Upacara Ziarah Nasional dan Renungan Suci Jelang HUT RI di TMPNU

Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Ziarah Nasional dan Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (16/8) malam.
Tradisi ini digelar setiap tahun menjelang upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada para pahlawan bangsa.
Upacara dimulai sekitar pukul 23.45 WIB. tampak Prabowo hadir bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, dan Menteri Sosial Saifullah Yusuf.
Rangkaian upacara diawali dengan peletakan karangan bunga oleh Prabowo di tugu TMPNU Kalibata. Selanjutnya, Kepala Negara memimpin Mengheningkan Cipta sebagai penghormatan dan bentuk penghargaan atas jasa para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan Indonesia.
"Marilah kita menundukkan kepala kita, mengenang jasa dan arwah para pahlawan yang telah berkorban jiwa dan raganya untuk kemerdekaan dan kehormatan bangsa Indonesia," kata Prabowo.
"Mengheningkan cipta, mulai," ujarnya.
Setelah mengheningkan cipta, Kepala Negara bersama seluruh peserta upacara memberikan penghormatan kepada arwah para pahlawan.
"Kepada arwah pahlawan, hormat senjata grak," kata komandan pasukan.
Upacara berlangsung khidmat dan diikuti para pimpinan MPR RI, DPR RI, DPD RI, menteri dan wakil menteri, pimpinan lembaga pemerintah, unsur TNI dan Polri, serta keluarga pahlawan.
Bertindak sebagai Komandan Pasukan Kombes Pol Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq. Sementara Perwira Upacara dipercayakan kepada Kasgartap I/Jakarta Brigjen TNI Fitriana Nur Heru Wibawa.
Setelah seluruh rangkaian upacara selesai, Presiden Prabowo Subianto meninggalkan TMPNU Kalibata.
TMPNU Kalibata seluas sekitar 23 hektare menjadi tempat peristirahatan terakhir bagi lebih dari 10.000 pahlawan bangsa.
Sejumlah tokoh nasional dimakamkan di kompleks ini, antara lain Menteri Luar Negeri ke-3 Agus Salim, Perdana Menteri pertama Sutan Sjahrir, Wakil Presiden ke-3 Adam Malik, Presiden ke-3 B.J. Habibie, Jenderal Ahmad Yani, serta para veteran pejuang Revolusi Nasional RI.
