Prabowo Puji Dapur MBG Polri: Nasinya Pulen

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Prabowo Subianto dalam acara Building Indonesia's Future Generations Through Nutrition di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/6). Foto: Kris - Biro Pers Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Prabowo Subianto dalam acara Building Indonesia's Future Generations Through Nutrition di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/6). Foto: Kris - Biro Pers Sekretariat Presiden

Presiden Prabowo Subianto memuji Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) alias dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) milik Polri. Katanya, nasi buatan SPPG milik Polri sangat enak dan pulen.

“Dan ini dapur yang salah satu terbaik aku makan, saya akui. Karena ini apa itu, dapurnya Polri agak baik,” ucap Prabowo saat berpidato di acara Building Indonesia’s Future Generations Through Nutrition di Sentul, Rabu (3/6).

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pun tampak tersenyum saat mendengar pujian dari Prabowo ini. Prabowo pun berseloroh, dirinya curiga masakan SPPG Polri enak karena tahu ia mau datang.

“Saya curiga ini khusus untuk karena sudah dapat info Presiden mau datang. Coba Kepala BIN, adakan penyelidikan,” ucap Prabowo disambut tawa hadirin.

“Lain kali ya kalau saya datang, awas, jangan beritahu saya mau datang,” tambahnya.

Prabowo kemudian mengungkap alasannya menyebut SPPG Polri agak baik. Katanya, nasi yang mereka buat sangat enak dan pulen.

“Ini nasinya uenak saya akui, pulen,” tutur Prabowo.

“Nggak kalah sama restoran Jepang,” tambahnya.

Presiden Prabowo Subianto meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 111 Jakarta pada Selasa (2/6/2026). Foto: Dok. Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Selain nasi, Prabowo menilai tempe orek dan sayur labu jagung yang disediakan SPPG Polri sangat enak, namun menurutnya porsinya terlalu sedikit.

“Hanya kurang banyak. Tapi oke, ini anak-anak SMP, kalau aku kan makannya lebih banyak,” tuturnya.

"Pak Toni sama saya makan, dia gede orangnya kan. Dalam hati, aduh kasihan anak Indonesia ini,” tandasnya.