Prabowo Reshuffle Kabinet: Aryanto Wibowo Jadi Wakil Kepala BPKP

Presiden Prabowo Subianto melantik Aryanto Wibowo sebagai Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Pelantikan Aryanto sebagai Waka BPKB dilakukan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10).
Pelantikan tersebut dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 40M Tahun 2026 tentang Pengangkatan Wakil Kepala BPKP dan Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa.
Dalam prosesi tersebut, Aryanto mengucapkan sumpah jabatan yang dipandu langsung oleh Presiden Prabowo.
“Demi Tuhan saya berjanji bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab. Kiranya Tuhan menolong saya,” kata Prabowo diikuti Aryanto.
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari pergantian sejumlah pejabat di lingkungan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming.
Profil Aryanto Wibowo
Aryanto Wibowo merupakan pejabat yang telah puluhan tahun berkarier di BPKP. Ia memiliki latar belakang pendidikan di bidang akuntansi dan pengawasan keuangan negara.
Aryanto menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN). Ia meraih gelar Diploma III (D3) pada 1989, kemudian melanjutkan pendidikan hingga Diploma IV (D4) dan lulus pada 1995.
Kariernya di BPKP dimulai dari posisi Ajun Pengawas Keuangan dan Pembangunan Madya di lingkungan Sekretariat Utama BPKP. Dari sana, ia menempati sejumlah posisi struktural hingga dipercaya memimpin perwakilan BPKP di daerah.
Pada 2020, Aryanto dipercaya menjadi Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Maluku Utara. Setahun kemudian, ia kembali ke kantor pusat dan menjabat sebagai Direktur Pengawasan Badan Usaha Konektivitas, Pariwisata, Kawasan Industri, dan Perumahan BPKP.
Karier Aryanto terus berlanjut di jajaran pimpinan BPKP. Pada 2024, ia menjabat sebagai Deputi Kepala BPKP Bidang Pengawasan Instansi Pemerintah Bidang Perekonomian dan Kemaritiman.
Kemudian pada 2 Juni 2025, Aryanto dilantik sebagai Deputi Bidang Pengawasan Instansi Pemerintah Bidang Perekonomian, Infrastruktur, dan Pembangunan Kewilayahan BPKP. Jabatan tersebut menjadi posisi terakhirnya sebelum ditunjuk Prabowo sebagai Wakil Kepala BPKP.
