Prabowo: Saya Ingin Memimpin, Meminta Mandat Hilangkan Kemiskinan di RI

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

Bakal calon presiden Prabowo Subianto (kanan) didampingi pengasuh Pondok Pesantren Ora Aji Gus Miftah (kiri) menyampaikan pidato di Pondok Pesantren Ora Aji, Sleman, DI Yogyakarta, Jumat (8/9/2022). Foto: Hendra Nurdiyansyah/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Bakal calon presiden Prabowo Subianto (kanan) didampingi pengasuh Pondok Pesantren Ora Aji Gus Miftah (kiri) menyampaikan pidato di Pondok Pesantren Ora Aji, Sleman, DI Yogyakarta, Jumat (8/9/2022). Foto: Hendra Nurdiyansyah/ANTARA FOTO

Prabowo Subianto menyatakan keseriusannya untuk memimpin Indonesia di masa mendatang. Dia yakin, kemiskinan bisa hilang dari bumi Indonesia. Untuk itu dia meminta mandat dari rakyat Indonesia untuk memimpin pemberantasan kemiskinan itu.

"Yakinlah, yakinlah kita mampu menghilangkan kemiskinan dari bumi ini dan karena itu tekad saya," kata Prabowo saat acara milad ke-11 Ponpes Ora Aji di Lapangan Temanggal, Kalasan, Kabupaten Sleman, Jumat (8/9).

"Saya ingin memimpin, saya ingin meminta mandat dari saudara-saudara. Saya ingin minta mandat dari rakyat Indonesia beri kesempatan pada saya dan tim saya kita hilangkan kemiskinan dari bumi Indonesia," sambung bacapres dari koalisi maju itu.

Lebih lanjut, Prabowo mengatakan kekayaan milik bangsa seluruhnya harus dipergunakan untuk rakyat Indonesia.

"Itu keyakinan saya itu tekad saya kita mampu nanti kita akan mau memberi pendidikan gratis untuk seluruh rakyat. Kita bisa beri makan di semua sekolah dan ponpes di seluruh republik Indonesia," tegasnya.

"Tidak boleh ada anak-anak kita yang tidak dapat makan dan tidak dapat susu dan tidak sehat dan tidak kuat. Itu tekad kita," jelasnya.

Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto datang ke Ponpes Ora Aji asuhan Gus Miftah di Kalasan, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, Jumat (8/9/2023). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Prabowo juga sempat mengatakan dia telah mengumpulkan pakar, ahli, profesor yang hebat di segala bidang mulai dari pertanian, pangan, industri hingga keuangan, terkait optimisme pengentasan kemiskinan itu.

"Kita sudah hitung Indonesia adalah sangat-sangat kaya kekayaan kita berlipat-lipat karunia yang diberikan yang maha kuasa luar biasa kepada kita," kata dia.

"Tetapi kita harus pandai untuk mengelola dan menjaga kekayaan tersebut. Presiden Jokowi telah berhasil bekerja sangat keras 2 periode, bekerja sangat keras, dan kita patut bersyukur yang makmur yang sejahtera karena keyakinan itulah saya siap, saya siap berbakti untuk negara bangsa rakyat Indonesia," jelasnya.